RADAR PURWOREJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen memastikan rangkaian Hari Jadi Kebumen ke-395 berlangsung meriah. Pemkab sendiri telah menyusun berbagai agenda kegiatan. Di antaranya dengan kontes baebershop. Mengumpulkan 500 tukang cukur.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan, Kabupaten Kebumen memiliki dua hajat penting setiap bulan Agustus tiba. Yakni, peringatan HUT Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Kebumen. Kedua agenda besar itu diperingati hanya selisih hari. "Dalam rangka hari jadi ada pesta rakyat. Dari 23-25 Agustus 2024 di sekitar alun-alun bagian barat. Ada karnaval juga," jelas Arif, Selasa (6/8).
Arif menerangkan, karnaval akan berlangsung pada 18 Agustus 2024. Kegiatan ini dipastikan meriah karena tidak hanya menampilkan iring-iringan kendaraan, tapi juga diikuti banyak elemen masyarakat berjalan kaki. Menurut Arif, karnaval selain bentuk hiburan, namun juga sebagai ajang menampilkan berbahai potensi Kebumen. "Start mulai pukul 13.30 sampai 15.30. Silahkan datang dan saksikan gratis," ucapnya.
Pemkab, lanjut Arif, telah menentukan titik kumpul kendaraan. Tepatnya di Stadion Candradimuka. Karnaval ini akan meramaikan jalan di pusat Kota Kebumen. Adapun rute dimulai dari Jalan Arumbinang menuju Jalan Kusuma. Berlanjut dari Jalan Kusuma ke Jalan Soekarno-Hatta. Titik akhir rencananya berada di Alun-alun Pancasila Kebumen. "Beberapa elemen yang ikut cukup banyak. Kami batasi mengingat jarak dan jangkauan waktu," ujarnya.
Terkait pesta rakyat, pihaknya juga sudah menentukan konsep. Kegiatan ini akan diisi gelaran potensi UMKM. Bersamaan dengan itu ada juga penampilan panggung salawat dan hiburan musisi papan atas, Jamrud. Tak kalah menarik, pemkab kini sudah merancang kontes barbershop atau tukang cukur di Gedung Setda Kebumen. "Hari terakhir pesta barbershop tingkat nasional. Sudah terdaftar 500 tukang cukur," terangnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kebumen Bambang Sutrisno mengajak agar masyarakat mengisi peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kebumen dengan berbagai kegiatan positif. Menurutnya, dua hari besar tersebut menjadi momentum penting menambah rasa persatuan dan kesatuan serta semangat gotong royong.
Selain itu, peringatan hari kemerdekaan juga dapat mempertebal kecintaan terhadap bangsa. "Bulan ini waktu yang tepat untuk refleksi atas identitas dan jatidiri bangsa. Tantangan ke depan semakin nyata. Jangan leha-leha," tandas Bambang. (fid/pra)
Editor : Satria Pradika