RADAR PURWOREJO - Polres Kebumen bakal mendapat bantuan kendali operasi (BKO) dari Polda Jawa Tengah dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada 2024. Tim dari polda tersebut sengaja disiapkan untuk menambah kekuatan personel manakala terjadi ancaman kericuhan.
Kapolres Kebumen AKBP Recky mengungkapkan, sedikitnya 6.000 personel gabungan akan dikerahkan saat Pilkada 2024 berlangsung. Khusus Polres Kebumen bakal menerjunkan 600 personel, termasuk tambahan personel dari Polda Jateng. "Pas pencoblosan personel berjaga hingga tingkat TPS," kata Recky saat Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Candi 2024-2025, Jumat (23/8).
Selain polisi, unsur TNI dan Linmas juga ikut dilibatkan dalam proses pengamanan Pilkada 2024. Dia pun mengajak masyarakat turut menjaga kondusifitas wilayah demi lancarnya pelaksanaan Pilkada pada 27 November 2024 mendatang. "Kami akan mendapat BKO dari Polda maupun TNI," jelasnya.
Recky menerangkan, berbagai persiapan kini telah dilakukan Polres Kebumen untuk memastikan keamanan jelang hingga pasca Pilkada 2024. Salah satunya melalui pelaksanaan apel gelar pasukan.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui kesiapan secara menyeluruh. "Kendaraan patroli juga dicek. Kami ingin tahu kesiapan pengamanan rangkaian pilkada serentak," ucapnya.
Dandim 0709 Kebumen Letkol Czi Ardianta Purwandhana menambahkan, pihaknya telah mempersiapkan 700 personel dalam rangka pengamanan Pilkada 2024. Dia optimis, sinergitas antara TNI-Polri akan membawa suasana di Kebumen tetap kondusif. "Masyarakat harus yakin, bahwa kami netral dan tetap menjaga kondusifitas di wilayah" ujarnya.
Ia berpesan, kepada personel Kodim 0709 Kebumen bersikap netral selama tahapan Pilkada 2024. Sebab, hal ini menjadi penekanan tersendiri dari Panglima TNI. "Kami akan menindak tegas kepada anggota karena pelanggaran netralitas TNI," tuturnya. (fid/pra)