KEBUMEN - Sedikitnya 15 ribu masyarakat tumpah ruah di Alun-alun Kebumen pada Sabtu (24/8) malam. Mereka antusias datang untuk menikmati Konser Jamrud sebagai penutup rangkaian peringatan Hari Jadi ke-395 Kabupaten Kebumen.
Penampilan band legendaris tersebut mampu menghipnotis masyarakat Kebumen. Terutama bagi mereka yang gandrung musik di era 1990-an. Jamers atau sebutan penggemar militan Jamrud terlihat ikut asyik bernyayi dari awal sampai akhir konser.
Keramaian masyarakat malam itu memang benar-benar tak terbendung. Jalan protokol di sekitar kota tampak macet. Parkiran tepi jalan di dekat alun-alun juga terlihat penuh sesak. Masyarakat datang dengan antusias karena merasa penasaran telah lama tak mendengar langsung musik dari band Jamrud. "Wah, dari saya muda sudah tidak asing dengan Jamrud. Ternyata sekarang masih eksis," kata seorang penonton, Aldi Tahrir.
Band rock kawakan yang digawangi Aziz Mangasi Siagian dan Krisyanto mengajak masyarakat Kebumen untuk kembali bernostalgia. Konser dibuka dengan lagu fenomenal Berakit-rakit dan Telat Tiga Bulan. Sontak lagu tersebut membuat para penonton berjingkrak sembari menikmati alunan musik. Para personel Jamrud tampak tampil dengan balutan kostum serba hitam.
Dari atas panggung, sang vokalis Krisyanto mengaku bangga karena sejak Jamrud terbentuk 39 tahun silam, baru kali ini berkesempatan menyapa masyarakat Kebumen. Kristiyanto merasa cukup kerasan di Kebumen karena penampilan pertamanya ternyata disambut animo masyarakat. "Semoga di Hari Jadi Kebumen ini semakin maju, semakin jaya dan sejahtera masyarakatnya," ucap Krisyanto.
Di menit akhir penampilan, Krisyanto mengajak bupati dan wakil bupati bersama pejabat lain menyayikan lagu berjudul Selamat Ulang Tahun. Di mana lagu ini memang legendaris dan kerap muncul dalam setiap perayaan ulang tahun. Lagu tersebut dibawakan sebagai ungkapan rasa bahagia dan terimakasih dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-395 Kabupaten Kebumen. "Konser ini untuk masyarakat Kebumen. UMKM dan perekonomian bergerak dadi kegiatan ini. Tadi yang jualan langsung cepat habis," kata Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. (fid/pra)
Editor : Satria Pradika