RADAR PURWOREJO - Dua bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati Kebumen telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Minggu (1/9). Dalam tahapan ini sedikitnya 38 dokter spesialis dilibatkan guna memastikan kondisi kesehatan para calon kepala daerah.
Prosesi pemeriksaan berlangsung mulai 31 Agustus-1 September 2024. Selain Kebumen, cek kesehatan di RSUD Margono Soekarjo tersebut juga diikuti 13 bakal pasangan calon dari kabupaten lain. Meliputi Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Wonosobo.
RSUD Margono Seokarjo ditunjuk langsung oleh Dinas Kesehatan Jawa Tengah sebagai tempat pemeriksaan kesehatan untuk beberapa daerah bagian selatan. Pemeriksaan kesehatan ini juga melibatkan tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN) karena ada tahapan uji bebas narkoba. "Hasilnya disampaikan ke KPU usai tim lakukan rapat pleno. Agenda 3 September ini," kata Wakil Direktur Pelayanan dan Kerjasama RSUD Margono Soekarjo, Lucas Pedro Bernado Tahapary.
Selama dua hari tersebut setiap bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati wajib mengikuti seluruh prosedur pemeriksaan kesehatan. Dalam proses ini setidaknya ada 14 jenis pemeriksaan kesehatan. Antara lain analisis riwayat kesehatan, anamnesis, psikiatrik, urologi, hematologi lengkap dan ortopedi. Selain itu, pemeriksaan jasmani, penyakit dalam lengkap, bedah hingga pemeriksaan status penggunaan narkotika.
Ketua KPU Kebumen Dzakiyatul Banat menjelaskan, pedoman teknis pemeriksaan kesehatan bagi bakal pasangan calon kepala daerah tertuang melalui Keputusan KPU RI Nomor 1090 Tahun 2024. KPU daerah akan bekerja merujuk pada pedoman yang telah diatur dalam keputusan tersebut. "Ada simbolis penyerahan dari KPU ke pihak rumah sakit. Setiap paslon juga bersedia diperiksa," ucapnya
Banat menerangkan, pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian penting. Sebab kepala daerah setidaknya harus mampu menjalankan kegiatan fisik secara mandiri. Selain itu tidak memiliki penyakit yang diperkirakan mampu menghambat kemampuan fisik dalam lima tahun ke depan. "Hasilnya berisi kesimpulan apakah setiap bakal calon mampu menjalani tugas bupati dan wakil bupati," ungkapnya.
Kedua bapaslon, baik Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih dan Lilis Nuryani-Zaeni Miftah mengaku optimis seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan berjalan dengan baik. Mereka yakin hasil dari pemeriksaan tersebut akan sesuai harapan karena selama ini telah menjaga pola hidup sehat. (fid/pra)