KEBUMEN - KPU Kebumen memastikan panelis yang terlibat dalam pelaksanaan debat pasangan calon (paslon) merupakan sosok pilihan. Panelis tersebut dipastikan adalah seorang tokoh yang kredibel dan mumpuni.
Ketua KPU Kebumen Dzakiyatul Banat menyampaikan, dirinya belum berani mengungkap siapa sosok yang akan ditunjuk sebagai panelis. Kendati begitu, panelis tersebut bakal dipilih berdasar latar belakang pendidikan serta pengalaman. "Masih rahasia ya. Nanti pasti akan kelihatan," ungkap Banat, Senin (7/10).
Banat menjelaskan, panelis debat akan diambil dari kalangan akademisi maupun praktisi. Adapun penentuan panelis bakal disesuaikan dengan linier keilmuan panelis. "Kan banyak kampus. Ada Jogja, Purwokerto, Semarang dan kota besar lain. Dipilih di antara itu," jelasnya.
Baca Juga: Kenalkan Paslon, Keliling Wilayah Perkotaan Purworejo-Kutoarjo dengan Mobil Di-branding
Baca Juga: Tersedia Jogging Track, Masyarakat Mulai Minat Olahraga di Alun-Alun Pancasila Kebumen
Selain fokus penentuan panelis, KPU sekarang masih menggodok persiapan terkait teknis dan mekanisme debat. Rencananya, setiap paslon diperbolehkan membawa pendukung terbatas dalam pelaksanaan debat. "Kami pesan tiga ruang untuk debat. Nanti di los jadi satu. Akses keluar masuk juga nanti dipisah," kata Banat.
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kebumen Heri Purnama menambahkan, pihaknya telah menjadwalkan agenda dua kali debat bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen. Debat perdana rencananya akan digelar 28 Oktober dan debat terakhir pada 20 November 2024. "Sudah direncanakan dua kali. Kami pilih malam sekitar pukul 19.00," terangnya.
Heri menerangkan, ada waktu cukup longgar antara pelaksanaan debat pertama dan kedua. Artinya, setiap paslon memiliki waktu untuk mendalami materi debat. Dia pun memastikan, seluruh masyarakat Kebumen dapat mengakses informasi selama pelaksanan debat melalui saluran resmi yang disediakan KPU Kebumen. "Terkait teknis pelaksanaan debat nantinya akan dibahas lebih lanjut," (fid)
Editor : Heru Pratomo