KEBUMEN - Dandim 0709 Kebumen Letkol Czi Ardianta Purwadhana meminta agar tidak ada gelaran nonton bareng (nobar) di sekitar lokasi pelaksanaan debat paslon Cabup dan Cawabup. Hal ini sebagai bentuk antisipasi dari berbagai kerawanan yang dapat menggangu kondusifitas wilayah.
Ardianta menyampaikan, pihaknya telah berkirim surat ke KPU terkait imbauan pelaksanaan debat paslon. Dalam surat tersebut terdapat empat poin penegasan menyangkut antisipasi gangguan ketentraman dan ketertiban masyarakat. Meliputi imbauan agar tidak melaksanakan debat 500 meter dari titik lokasi debat. "Kami memberikan rekomendasi sifatnya imbauan. Kaitan bagaimana pencegahan menyangkut ketertiban maupun keamanan," ucapnya, Senin (28/10).
Selain memberikan imbauan mengenai jarak lokasi debat, Kodim 0709 Kebumen juga meminta agar debat dapat dilaksanakan di rumah pemenangan masing-masing paslon.
Baca Juga: Meski Menyehatkan, Air Jahe Juga Punya 6 Efek Kurang Baik Bagi Tubuh
Baca Juga: Adab Menjadi Imam Salat Menurut Imam Ghazali dalam Kitab Bidayatul Hidayah
Sejauh ini, lanjut Ardianto, koordinasi persiapan kemananan masih terus dilakukan jelang pelaksanaan debat. "Soal teknis debat menjadi domain atau ranah KPU. Kami hanya fokus keamanan. Jangan sampai hal tidak diinginkan terjadi," ujarnya.
Ardianta menegaskan, Kodim 0709 Kebumen memiliki tanggungjawab terhadap segala bentuk ancaman di Pilkada 2024. Oleh karenanya, TNI dan Polri akan selalu bersinergi guna memastikan keamanan dalam setiap tahapan Pilkada 2024. Perwira di Korps Zeni TNI ini menyebut jajaran Kodim 0709 Kebumen akan terlibat aktif dalam proses pengamanan debat paslon. "100 personel kodim ikut ambil bagian pengamanan. Karena ini kaitan pengerahan massa pendukung paslon," ujarnya.
Untuk diketahui, KPU Kebumen telah menjadwalkan gelaran debat paslon perdana pada Senin 28 Oktober 2024 malam. Durasi debat akan berlangsung selama sekitar 3 jam, mulai pukul 19.00-22.00. Adapun tema debat perdana ini fokus mengenai pembangunan daerah. "Sudah disusun semua, termasuk penataan tempat. Buat antar pendukung paslon nanti terpisah dengan meja panelis," jelas Plt Sekretaris KPU Kebumen Subrantas Adhi Candra.
Adhi menegaskan, meski konsep debat berlangsung terbuka, bukan berarti tidak ada batasan bagi pendukung. Pihaknya juga telah memberikan kuota pendukung yang diperkenankan masuk ruang debat maksimal 100 orang. "Persiapan sudah beres. Kami sediakan pintu keluar masuk terpisah supaya tidak tumpuk," katanya. (fid)
Editor : Heru Pratomo