KEBUMEN - Calon Bupati (Cabup) Kebumen Arif Sugiyanto merasa geram melihat ratusan alat peraga kampanye (APK) dirinya dalam kondisi rusak. Terlebih, kerusakan APK tersebut terjadi secara masif di berbagai titik. Dia menganggap kejadian ini ada unsur kesengajaan dan tidak bisa dibenarkan.
Atas kondisi tersebut dia pun membuka sayembara. Di mana bagi masyarakat yang mampu menangkap terduga pelaku perusakan, bakal diganjar dengan hadiah uang tunai senilai Rp 250 juta. "Pilkada ini sungguh luar biasa di Kebumen. Gambar saya dicabut dan dirusak. Siapapun yang menemukan pelaku saya berikan Rp 250 juta," ungkapnya, Selasa (12/11).
Baca Juga: IHSG Masih Rentan Koreksi, IPOT Rekomendasikan Emiten Defensif untuk Trading Pekan Ini
Bagi Arif, perusakan APK sangat menciderai pesta demokrasi yang sedang berlangsung. Perbuatan tersebut menurutnya tidak menunjukkan sikap sportif. Kendati begitu, dia meminta kepada para pendukungnya untuk tetap menahan diri. "Dan uang ini saya berikan betul kalau ada yang bisa menunjukkan pelaku," lanjutnya.
Menurut Arif, perusakan APK menunjukkan sikap kurang dewasa dalam berpolitik. Dia menganggap pelaku dan dalang perusakan belum mampu menghargai dalam konteks perbedaan politik. Adanya kejadian tersebut Arif justru mengaku semakin optimis mampu melewati Pilkada 2024 dengan kemenangan. "Saya perihatin, APK ini kan dibuat pakai uang, bukan pakai tanah. Bawaslu juga harus bergerak," jelasnya.
Baca Juga: Beer Tapi Halal: Ini Minuman Segar Ginger Lemon yang Rasanya Menyerupai Beer
Sementara itu, Juru Bicara Tim Arif-Rista Gito Prasteyo menyampaikan, rusaknya APK bergambar paslon Arif-Rista terbilang janggal. Sebab, kerusakan APK cukup masif ini hanya dialami khusus paslon 02. Dia menduga semua itu perbuatan dari ulang tangan tak bertanggungjawab. "Baliho yang rusak pasti kami ganti. Cuma saya heran, kok bisa melakukan tindakan konyol seperti itu," jelasnya.
Dia menyebut, dari hasil inventarisasi APK yang rusak tersebar di berbagai titik. Meliputi di sepanjang Jalan Pupus, Jalan Sijago arah Terminal Bus Kebumen, Jalan Hasyim Asyari dan simpang tiga Kawedusan. Menurut Gito, kejadian ini juga bukan kali pertama, melainkan sudah sempat terjadi beberapa waktu lalu. "Sudah seminggu ini banyak yang rusak. Bulan kemarin APK kami juga dicopot dan dirusak. Kok begitu cara mainnya ya," bebernya.
Baca Juga: Tabrak Tiang Penerangan Jalan di Jalan Magelang-Yogyakarta, Sopir Sempat Terjepit Kabin
Gito yakin, rusaknya APK Arif-Rista di banyak titik terdalat unsur kesengajaan. Terlebih, APK yang belum lama dipasang tersebut mayoritas terlihat rusak akibat sayatan benda tajam. "Mungkin baliho yang kami pasang begitu menakutkan ya. Kalau pun itu rusak karena angin, kenapa cuma punya kami yang rusak," ungkap Gito.
Sementara itu, Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Imam Khamdani mengaku, belum bisa berkata banyak terkait peristiwa rusaknya APK dari paslon 02. Kendati begitu, pihaknya akan melakukan koordinasi internal guna menyikapi hal tersebut. "Ya, dirapatkan dulu. Kami kumpul dulu untuk membahas," ucapnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo