KEBUMEN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kebumen memastikan seluruh kecamatan kini sudah steril dari alat peraga kampanye (APK). Pasca berakhirnya masa kampanye tim gabungan telah bergerak serentak untuk membersihkan APK.
Ketua Bawaslu Kebumen Amin Yasir menyampaikan, memasuki masa tenang seluruh APK yang tersebar di 26 kecamatan telah diturunkan. Pembersihan APK ini dilakukan bersama lintas sektor. Meliputi jajaran Bawaslu, Satpol PP, KPU serta pemangku kebijakan di tingkat kecamatan hingga desa. "Panwaslu kecamatan bersama Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) ikut aktif menertibkan APK di wilayah masing-masing," jelasnya, Senin (25/11).
Dia pun memastikan sterilisasi APK tersebut berlangsung sesuai ketentuan berlaku. Pembersihan APK ini juga mendapat pengawalan ketat personel dari TNI dan Polri. "Tim gabungan berkomitmen untuk segera menyelesaikan seluruh pembersihan APK," sambungnya.
Baca Juga: Proyek di Purworejo dari Bankeu Provinsi dan DAK Fisik Senilai Rp 24,1 Miliar Diresmikan
Baca Juga: New Experience with New Honda Scoopy, Sensasi Gaya Berkendara Unik dan Fashionable
Baca Juga: KPU Minta Peserta Pilkada Bersihkan APK Tambahan secara Mandiri
Amin mengatakan, pembersihan APK perlu dilakukan dalam rangka menciptakan kondusifitas wilayah selama masa tenang Pilkada 2024. Dia mengimbau agar masyarakat tidak nekat memasang APK hingga hari pemungutan suara. "Kami lakukan serentak. Di tingkat kabupaten bergerak, sampai lingkungan desa disisir semua," ucapnya.
Amin mengungkapkan, aksi pembersihan APK berjalan lancar tanpa kendala. Hanya saja tim menghadapi tantangan geografis, terutama di wilayah yang sulit diakses. Kendati begitu, tantangan tersebut dapat tertangani dengan monitoring dan supervisi pembagian wilayah antar anggota Bawaslu Kebumen. "Dibagi tugas wilayah tengah, timur dan barat. Kebumen ini punya wilayah cukup luas. Kami cek langsung untuk mempercepat proses pembersihan APK," jelasnya.
Sementara itu, Panwascam Kebumen Catur Indra Prasetya memastikan, pada masa tenang ini seluruh APK di seputar kota Kebumen telah diturunkan. Sebelumnya penertiban APK fokus di sepanjang jalan protokol maupun titik strategis yang berada di pusat kota. Bahkan pihaknya juga meminta bantuan armada dari Disperkimbuh untuk menurunkan APK berukuran besar. "Posisi malam, kami minta dinas kirim crane. Jadi ada 16 titik APK yang memang butuh bantuan alat khusus," jelasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo