Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Omzet Pedagang di Kapal Mendoan Alun-Alun Kebumen Belum Stabil

Muhammad Hafied • Rabu, 18 Desember 2024 | 17:10 WIB
ERLU PERHATIAN : Pedagang di Alun-alun Kebumen sudah menempati lapak baru di Kapal Mendoan. Namun, mereka mengaku pasca boyongan pendapatannya tak kunjung stabil. (M Hafied/Radar Jogja)
ERLU PERHATIAN : Pedagang di Alun-alun Kebumen sudah menempati lapak baru di Kapal Mendoan. Namun, mereka mengaku pasca boyongan pendapatannya tak kunjung stabil. (M Hafied/Radar Jogja)

 

 

 

 

KEBUMEN - Para pedagang di Kapal Mendoan mengaku omzet mereka belum stabil pasca boyongan ke lapak bangunan baru. Mereka merasakan pendapatan tak kunjung pulih meski berada di tempat baru yang sudah cukup representatif.

 

Salah satu pedagang kuliner mengaku tidak ada perubahan signifikan selepas berada di tempat baru. Kondisi ini berbeda dengan sebelum proses relokasi yang dianggap jauh lebih menguntungkan. "Tempat sih sudah bagus, tapi sepi orang. Ada yang beli paling cuma kopi. Bawa pulang Rp 50 ribu sudah bagus," jelasnya, Selasa (17/12).

 Baca Juga: Geliatkan Marching Band di Purworejo, APDM Purworejo Berencana Gelar Dua Event di 2025

Dia mengungkapkan, sebagian pedagang sejatinya telah berjualan sebelum ada peresmian. Hal ini menjadi kebijakan pemerintah daerah sebagai rangkaian uji coba di Kapal Mendoan. Namun, kembali lagi yang dirasakan tetap tidak ada perbedaan dari segi omzet. "Yang datang ke alun-alun kebanyakan cuma mau olahraga. Itu juga kadang bawa minum sendiri. Bukan buat jajan," katanya.

 

Pedagang lain, Supriyanto mengaku hanya bisa pasrah dan sabar melihat kondisi belakangan ini. Bahkan dia sebelumnya juga tidak berjualan ketika proses pembangunan Kapal Mendoan berlangsung. "Pas pembangunan saya tidak jualan. Ini sekarang sudah jualan, eh sepi. Ya, mau bagaimana lagi," ungkapnya.

 Baca Juga: Disparpora Kabupaten Magelang Minta Pelaku Wisata Maksimalkan Fasilitas dan Layanan

Dia pun meminta kepada pemerintah daerah segera mencarikan solusi agar pendapatan para pedagang tetap stabil. Dia usul agar di sekitar alun-alun sering dibuat pertunjukkan, sehingga membawa dampak positif bagi pedagang. "Agenda rutin, misal musik atau yang lain silahkan. Yang penting mengundang keramaian masyarakat," ujarnya.

 

Sebelumnya, sebanyak 164 pedagang di Alun-alun Kebumen resmi menempati lokasi baru pada Minggu (15/12). Mereka mulai berjualan di Kapal Mendoan yang kini menjadi ikon tempat kuliner di Kebumen. Bangunan estetik tersebut berada persis di sisi timur alun-alun yang membujur dari utara ke selatan.

 

Disebut Kapal Mendoan karena  arsitektur bangunan sengaja dirancang menyerupai kapal pesiar. Sedangkan Mendoan sendiri diambil dari sebuah akronim 'Mangan Enak Karo Dolan'. Bangunan tersebut memang disiapkan khusus bagi para PKL yang selama ini berjualan di alun-alun. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#mendoan #Lapak #alun-alun #kapal #kebumen #kopi