KEBUMEN - Polres Kebumen mencatat ada 146 kasus tindak pidana selama tahun 2024. Dari ratusan kasus tersebut insiden anak bunuh bapak pada pertengahan Juni lalu menjadi kasus menonjol di 2024.
Kasus menonjol tersebut menyeret Ngadimin, 46, ke jeruji besi karena tega menganiaya bapaknya, Kasum, 73 hingga tewas di lokasi kejadian. Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Selogiri, Kecamatan Karanggayam. Kasus ini dipicu cekcok antara keduanya. “Tersangka yang sempat melarikan diri sudah berhasil diamankan," jelas Kapolres Kebumen AKBP Recky dalam konferensi pers akhir tahun, Senin, (30/12).
Recky menyebut, selain kasus pembunuhan tersebut Polres Kebumen juga berhasil mengungkap 22 kasus pencurian dengan pemberatan alias curat. Kemudian pengungkapan 29 kasus penyalahgunaan narkotika. Lalu, penyelesaian empat kasus penganiayaan. Kasus besar lain yakni penyelundupan benih lobster yang dilakukan warga Cilacap.
Baca Juga: Konsinyasi UGR Tol Jogja-Bawen Rp 35 Miliar Masuk Tahap Kasasi
Baca Juga: Hendak Tawuran, Kelompok Pelajar Bersenjata Tajam di Kebumen Diamankan Polisi
Berdasar rekap Polres Kebumen, dari 146 kasus yang ada kini sudah terselesaikan sebanyak 137 kasus. Dengan kata lain tingkat penyelesaian kasus mencapai 93,83 persen. Capaian tersebut meningkat cukup signifikan jika dibandingkan tahun 2023. Di mana tahun sebelumnya hanya mencapai 76,43 persen dengan penyelesaian 133 kasus dari total total 174 kasus.
Secara keseluruhan, Polres Kebumen di 2024 telah menangani 1.084 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, terdapat 115 korban meninggal dunia dengan total korban luka-luka sebanyak 1.387 orang dan kerugian material mencapai Rp 693 juta.
Selain penanganan kasus, penindakan pelanggaran lalu lintas di Kebumen terbilang mengalami peningkatan tajam. Pada tahun 2024 tercatat 9.940 pelanggaran yang ditindak melalui tilang. Jika diprosentase mengalami kenaikan 52,08 persen dibandingkan tahun 2023 yang hanya mencatat 6.536 tilang. "Komitmen kami akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga situasi tetap aman, tertib, serta kondusif," tuturnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo