KEBUMEN - Harga sejumlah komoditas bahan pangan pada awal tahun 2025 masih cukup fluktuatif. Beberapa komoditas terpantau mengalami kenaikan dan penurunan harga baik di tingkat grosir maupun eceran. Kendati begitu, kondisi ini dianggap masih dalam koridor kewajaran.
Seperti halnya daging ayam ras, dari sebelumnya hanya berkisar Rp 31-32 ribu kini menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Fluktuasi harga ini terjadi karena pengaruh pasokan barang tidak sebanding dengan permintaan pasar. "Malam tahun baru itu sudah naik. Mungkin banyak orang yang bakaran ayam ya. Saya cuma ikut harga bakulan saja, mungkin bisa sampai seminggu lagi," kata pedagang ayam Ratnawati, Rabu (1/1).
Sementara itu, Perum Bulog Cabang Kebumen memastikan ketersediaan beras aman selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Saat ini stok simpanan beras di gudang dipastikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat untuk periode dua bulan kedepan.
Kepala Gudang Bulog Kebumen Sidik Sugiharto mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir karena ketersediaan beras di gudang masih sekitar 2.800 ton. Logistik pangan tersebut dipastikan mampu bertahan hingga Februari 2025. Selain pasokan, Bulog juga memastikan stabilitas harga melalui gebyar pasar murah serta program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). "Stok kami kalau dihitung masih sampai masuk musim panen. Jika toh kurang, kami ada kiriman dari pusat," terangnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo