KEBUMEN - Berdasarkan hasil survei dan kajian data Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Kebumen meraih skor 78,81. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Kebumen berada pada urutan puncak alias tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.
Perpusnas menilai IPLM Kebumen berhasil mencatat prestasi terbaik di Jawa Tengah. Disusul kabupaten lain meliputi Kabupaten Karanganyar dengan skor 75,43 dan Kabupaten Blora 74,37. Skor IPLM Kabupaten Kebumen juga berada di atas capaian nasional dengan skor 73,52. "Banyak indikator penilaian IPLM. Dan, kami bersyukur nilainya untuk 2024 sangat memuaskan," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kebumen Sigit Dwi Purnomo, Selasa (7/1).
Baca Juga: Kawasan Alun-Alun Pancasila Kebumen Mulai Ditarik Parkir
Ada beberapa yang menjadi indikator penilaian IPLM. Antara lain aksesibilitas layanan perpustakaan, jumlah tenaga pustakawan, tingkat kunjungan ke perpustakaan hingga jumlah koleksi buku. Menurut Sigit, capaian IPLM tidak diraih dengan mudah. Butuh waktu dan strategi program agar masyarakat peduli dalam hal literasi. "Tentu program yang kami tawarkan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Bagaimana pemanfaatan teknologi dan sebagainya," ucap Sigit.
Penilaian IPLM, lanjut Sigit, cukup penting sebagai tolok ukur tingkat literasi masyarakat di suatu wilayah. Selain IPLM, Kabupaten Kebumen juga meraih predikat memuaskan atau tinggi untuk kategori Tingkat Gemar Membaca (TGM). "Menjadi kebanggaan tersendiri ya, karena masyarakat Kebumen masih suka baca. Transformasi layanan perpustakaan terus kami lakukan supaya daya literasi masyarakat meningkat," jelasnya.
Baca Juga: Cerita Pemasok Susu Program MBG di Kota Magelang,Awalnya Iseng Sampai Kirim 15 Sampel Susu
Berdasar rekap Disarpus Kebumen, kunjungan rata-rata masyarakat ke perpustakaan lebih dari 6.000 orang per hari. Jika diakumulasi selama tahun 2024 mencapai 2,3 juta kunjungan. Adapun koleksi buku di perpustakaan Kebumen mencapai 1,7 juta buku dengan jumlah koleksi buku digital sebanyak 110 ribu buku.
Seorang pengunjung Widyaningsih, 21, mengaku layanan di perpustakaan daerah sudah cukup nyaman. Berbagai fasilitas tersedia dengan baik. Ia berharap layanan tersebut tetap dipertahankan agar masyarakat tidak kapok berkunjung ke Disarpus Kebumen. "Fasilitas sudah oke sih. Enak buat baca buku sambil garap tugas. Terkadang saya juga ajak teman ke sini walau cuma buat nongkrong," ujarnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo