Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Dapat Kiriman dari Kementan, 1.100 Ternak di Kebumen Disuntik Vaksin PMK

Muhammad Hafied • Senin, 20 Januari 2025 | 16:10 WIB

UPAYA PENCEGAHAN : Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen memberikan suntikan vaksin untuk hewan ternak sebagai upaya antisipasi penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK). (Dokumentasi Distapang Kebumen)

 

 

Dapat Kiriman dari Kementan, 1.100 Ternak di Kebumen Disuntik Vaksin PMK
Dapat Kiriman dari Kementan, 1.100 Ternak di Kebumen Disuntik Vaksin PMK

 

KEBUMEN - Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen melakukan vaksinasi terhadap 1.100 ekor hewan ternak. Pemberian suntikan vaksinasi ini menjadi upaya pencegahan atas merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Vaksinasi ini merupakan tahap awal usai dinas menerima bantuan vaksin dari pemerintah pusat.

 

Kepala Distapang Kebumen Teguh Yuliono mengatakan, vaksinasi dilakukan oleh veteriner bersama penyuluh perternakan secara bertahap sampai akhir Januari 2025. Gerakan vaksinasi tersebut menyasar sapi milik para peternak maupun kelompok ternak di wilayah Kebumen. "Kami masih fokus program vaksinasi. Awal tahun ini kami dapat 1.100 dosis vaksin," jelas Teguh, Sabtu (18/1).

 Baca Juga: Kelenteng Liong Hok Bio Siap Sambut Hari Raya Imlek Ada Sembahyang Bwee Gee hingga Kirab Cap Go Meh

Teguh beryukur, per hari ini di Kebumen masih nihil kasus PMK. Kendati begitu, dia mengimbau agar peternak patuh terhadap aturan pemerintah agar wabah PMK tidak meluas. Sebab jika wabah tersebut tidak terkendali akan merugikan banyak pihak.

 

Distapang, lanjut Teguh, telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya melalui sosialisasi pencegahan PMK. Lalu, dengan memperketat lalu lintas ternak, khususnya ternak yang datang dari daerah zona merah PMK. "Kami pemantauan secara rutin. Masyarakat juga diimbau selalu perhatikan kebersihan kandang dan ternaknya," ucapnya.

 Baca Juga: Instruktur Safety Riding Honda Indonesia Siap Cetak Prestasi di Kompetisi Internasional

Koordinator Puskeswan Kebumen Wahyu Eri Setyawan meminta agar peternak tidak memberikan obat secara mandiri terhadap hewan yang sakit. Sebab jika salah penanganan justru akan berakibat fatal bagi hewan ternak. Dia menegaskan, petugas akan memberikan perhatian penuh jika terdapat hewan ternak yang memiliki gejala terjangkit PMK.

 

Menurutnya, vaksin sejauh ini masih menjadi cara paling efektif untuk pencegahan PMK. Dia mengajak para peternak tidak sungkan dan khawatir ketika mengikuti program vaksinasi ternak dari pemerintah. Adapun idealnya vaksin ternak diberikan dua kali dalam setahun. "Intinya kami selalu siap memberikan pendampingan kepada masyarakat," ujarnya. (fid)

 

Editor : Heru Pratomo
#PMK #Dinas Pertanian dan Pangan #Distapang Kebumen #kementan #vaksin