Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Sekali Cas Dua Jam untuk Satu Kali Perjalanan, PO Bus Mulai Beralih ke Kendaraan Listrik

Muhammad Hafied • Kamis, 20 Maret 2025 | 05:11 WIB
Sekali Cas Dua Jam untuk Satu Kali Perjalanan, PO Bus Mulai Beralih ke Kendaraan Listrik
Sekali Cas Dua Jam untuk Satu Kali Perjalanan, PO Bus Mulai Beralih ke Kendaraan Listrik

KEBUMEN - Perusahaan Otobus (PO) asal Kebumen mulai menghadirkan layanan baru dengan meluncurkan moda transportasi berbasis listrik. Inovasi menggunakan teknologi terbarukan tersebut menjadi langkah awal menuju moda transportasi yang ramah lingkungan.

Manajer Marketing PO bus asal Kebumen Yosua Heryadhi mengatakan, penggunaan bus listrik menjadi bagian adaptasi adanya tren kendaraan listrik yang telah marak beredar. Saat ini pihaknya baru mengeluarkan armada terbatas untuk layanan antar kota antar provinsi (AKAP).

Kendati begitu, jumlah armada berbasis listrik tersebut akan terus ditambah seiring respon positif dari permintaan pasar. "Kami mencoba mengawali untuk mengetahui performa dan efisiensinya sebelum perluasan rute yang lebih jauh," jelasnya, Rabu (19/3).

Saat ini, lanjut Yosua, baru ada satu unit bus listrik dalam tahap uji coba yang beroperasi melayani rute Cilacap-Jogja. Dalam tahap uji coba ini ditujukkan guna mengetahui efektifitas penggunaan bus listrik untuk pelayanan jarak menengah. Dengan begitu pihaknya akan memiliki gambaran durasi perjalanan, konsumsi energi, serta berbagai kendala teknis yang mungkin muncul.

Yosua menjelaskan, bus listrik yang tersedia dengan konfigurasi kursi 2-2. Dalam masa uji coba ini pihaknya masih memberlakukan kebijakan promo harga tiket sebesar Rp 30 ribu untuk rute Jogja-Kebumen dan Rp 60 ribu untuk rute Jogja-Cilacap maupun sebaliknya. "Respon masyarakat juga menjadi faktor penting pengembangan layanan bus listrik ini," jelasnya.

Secara perhitungan, bus listrik dipercaya mampu menekan biaya operasional hingga 60 persen ketimbang bus konvensional. Di lain sisi penggunaan bus listrik juga mendukung upaya pelestarian lingkungan karena ada upaya pengurangan emisi karbon. "Sementara ini baru satu PP. Berangkat dari barat pagi, sore balik dari timur. Kami lihat perkembangan seperti apa," jelas Yosua.

Sementara itu, pengemudi bus listrik Roben Sutarno, 43, mengungkapkan, terdapat perbedaan antara bus listrik dengan bus konvensional. Terutama dari fitur yang ditawarkan bus listrik jauh lebih canggih. Selain itu, mengemudikan bus listrik juga tidak begitu menguras tenaga karena serba otomatis. "Kalau yang pakai kemdaraan matic, tidak beda jauh. Yang jelas tidak berisik kalau dibanding mesin solar," ungkapnya.

Roben mengatakan, dari segi daya tahan baterai ditaksir mampu menempuh jarak sekitar 100 kilometer untuk sekali pengisian daya. Dia mengungkapkan terminal pengisian daya saat masih terbatas, hanya tersedia di di Jogja dan Cilacap. "Satu kali cas sekitar dua jam. Itu nanti bisa buat satu perjalanan. Pas sampai pool di cas lagi," katanya. (fid)

 

Editor : Heru Pratomo
#cilacap #jogja #bus listrik #po bus #transportasi #kebumen