Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Satu Jemaah Haji Lansia asal Kebumen Meninggal di Tanah Suci

Muhammad Hafied • Rabu, 11 Juni 2025 | 14:30 WIB

 

Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kebumen Salim Wazdy takziah ke rumah Winarso Darsopawiro di Desa Winong, Kecamatan Mirit. (Dokumentasi Kemenag Kebumen)
Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kebumen Salim Wazdy takziah ke rumah Winarso Darsopawiro di Desa Winong, Kecamatan Mirit. (Dokumentasi Kemenag Kebumen)

KEBUMEN - Seorang jemaah haji asal Kebumen dilaporkan meninggal di tanah suci. Dia adalah Winarso Darsopawiro, 73, asal Desa Winong, Kecamatan Mirit. Winarso dikabarkan menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit King Faisal, Arab Saudi.

Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kebumen Salim Wazdy mengatakan, wafatnya Winarso menjadi catatan pertama jemaah haji asal Kebumen yang meninggal di tanah suci pada musim haji tahun ini.

Baca Juga: Bupati Yuli Hastuti Serahkan Sertipikat Hak Milik kepada 40 Warga Penerima Program Rumah Sub Inti, Kelurahan Keseneng Purworejo

Dia berharap tidak ada lagi jemaah haji asal Kebumen yang meninggal selama pelaksanaan ibadah haji. "Kami sudah menemui keluarga di Mirit. Menyampaikan kondisi terakhir yang bersangkutan," katanya, Selasa (10/6).

Salim menjelaskan, Winarso tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 92 embarkasi Donohudan, Solo. Diungkapkan, sebelum meninggal jemaah haji tersebut sempat mengalami sakit, hingga harus dirujuk ke rumah sakit terdekat. Namun nyawanya tak tertolong karena kondisi semakin memburuk. "Setiap rombongan itu ada petugas medis. Pelayanan yang diberikan sudah optimal," jelasnya.

Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Kembali Hadirkan Honda Virtual Exhibition

Salim berpedan agar seluruh jemaah haji asal Kebumen selalu menjaga kesehatan dan kondisi fisik, mengingat musim haji tahun ini cuaca di Arab Saudi terbilang cukup terik.

Selain itu, dia meminta agar keluarga di Kebumen mempercayakan seluruh pelayanan kepada petugas yang ditunjuk mendampingi rombongan jemaah haji. "Petugas pasti memberikan pelayanan terbaik. Dari mulai awal pemberangkatan sampai tiba di tanah air," ucapnya.

Baca Juga: Jembatan Penghubung Antardesa di di Desa Kamongan, Srumbung, Kabupaten Magelang Kali Ketiga Ambrol

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kebumen Suwaibatul Aslamiyah menambahkan, seluruh hak jemaah haji yang wafat akan diberikan utuh sesuai peraturan berlaku.

Adapun hak yang akan diterima berupa asuransi senilai setoran awal serta menyediakan badal atau wakil haji jika salah satu rukun haji belum terpenuhi. "Hak almarhum sudah kami sampaikan keluarga. Tidak ada potongan dan sebagainya," katanya.

Seperti diketahui, jemaah haji asal Kebumen tahun ini terdata sebanyak 1.455 orang. Dari jumlah tersebut terbagi menjadi lima kloter yang tergabung dalam SOC atau embarkasi Solo. Masing-masing telah diberangkatkan pada akhir Mei 2025 lalu. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#jemaah haji #Kementerian Agama #kebumen #winong