Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Andalkan Kiriman dari Tasikmalaya, Permintaan Kolang-kaling di Kebumen Terus Meningkat hingga Jelang Idul Fitri

Muhammad Hafied • Jumat, 20 Februari 2026 | 22:05 WIB
Pedagang kolang-kaling di Pasar Tumenggungan merasakan adanya peningkatan omzet jelang ramadan. (M Hafied/Radar Jogja)
Pedagang kolang-kaling di Pasar Tumenggungan merasakan adanya peningkatan omzet jelang ramadan. (M Hafied/Radar Jogja)

 

 

 

 

KEBUMEN - Permintaan kolang-kaling meningkat tajam jelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Omzet penjual kolang-kaling saat ini naik berkali lipat seiring datangnya bulan puasa.

Seperti terpantau di Pasar Tumenggungan Kebumen, kolang-kaling kini ramai diburu masyarakat. Bahan pangan khas ramadan tersebut belakangan banyak dicari masyarakat untuk melengkapi menu berbuka puasa. "Pembeli lebih ramai dibanding hari biasa," ucap Mursiyati saat ditemui Radar Jogja, Rabu (18/2).

Ia mengatakan, peningkatan permintaan kolang-kaling mulai dirasakan sejak beberapa hari terakhir. Disebutkan, dari sekian banyak komoditas pangan di Pasar Tumenggungan, kolang-kaliing menjadi bahan pangan paling diburu masyarakat jelang puasa.

"Jumlah yang beli tetap ada bedanya. Mau puasa sama lebaran pasti ramai," jelasnya.

Pedagang lain Nursinah, 60, menegaskan, harga kolang-kaling per hari ini relatif stabil meski permintaan mulai meningkat. Pedagang sendiri menjual per kilogram dengan harga Rp 22 ribu.

Dia menyebut pasokan kolang-kaling dari daerah penghasil masih mencukupi, sehingga lonjakan harga dapat dihindari. "Harga masih biasa. Yang di sini barang ambil dari daerah Tasikmalaya, Jawa Barat," ucapnya.

Ia mengaku omzet penjualan kolang-kaling sebelum memasuki bulan ramadan meningkat berkali lipat. Jika hari biasa ia hanya mampu menjual tidak kurang dari lima kilogram, kini penjualan rata-rata minimal 10 kilogram.

Kondisi ini turut berdampak pada meningkatnya pendapatan pedagang. "Sekarang lagi laku banget. Belum sampai sore sudah dapat Rp 200 ribu lebih," ucapnya.

Ia memprediksi permintaan kolang-kaling akan terus mengalami peningkatan hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri mendatang. Pedagang juga memastikan stok ketersediaan barang per hari ini mampu untuk mencukupi permintaan pasar.

"Mau lebaran kemarin sehari bisa laku setengah kwintal," terangnya.

Salah satu pembeli Samsul Maarif, 37, mengatakan, kolang-kaling dipilih untuk melengkapi menu berbuka puasa. Selain menyegarkan, bahan makanan ini juga dinilai cukup menyehatkan karena diambil langsung dari alam.

"Awet, bisa disimpan beberapa hari. Gampang juga buat banyak menu takjil," jelas warga Desa Karangpoh, Kecamatan Pejagoan itu. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Pasar Tumenggungan #tasikmalaya #kolang-kaling #Ramadan #jawa barat #kebumen