Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Narkoba Mulai Sasar Kalangan Pelajar, Kedapatan Konsumsi Pil Koplo dan Kecubung

Muhammad Hafied • Selasa, 7 Juli 2026 | 20:38 WIB
Satreskrim Narkoba Polres Kebumen memberikan pemahaman kepada Bhabinkamtibmas terkait pola peredaran narkoba yang menyasar kelompok pelajar, Selasa, (7/7).(Dokumentasi Polres Kebumen)
Satreskrim Narkoba Polres Kebumen memberikan pemahaman kepada Bhabinkamtibmas terkait pola peredaran narkoba yang menyasar kelompok pelajar, Selasa, (7/7).(Dokumentasi Polres Kebumen)

 

 

 

KEBUMEN - Polres Kebumen belakangan berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Fenomena ini disampaikan saat latihan peningkatan kemampuan fungsi teknis Reserse Narkoba kepada Bhabinkamtibmas, Selasa, (7/7).

Wakapolres Kompol Andre Bachtiar Winanomo mengatakan, lewat pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi Bhabinkamtibmas agar mampu memberikan informasi lebih kepada masyarakat terkait efek negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Dia juga meminta agar masyarakat lebih waspada terhadap tren bentuk penyalahgunaan narkoba yang kini mulai menyasar kalangan pelajar. "Selanjutnya masyarakat dan kepolisian bisa bersinergi melawan narkoba di lingkungannya terkecil (pedesaan)," jelasnya.

Baca Juga: Bantu Kejagung Petakan Kerawanan Korupsi MBG, Kejari Mulai Data SPPG di Kebumen

Dalam pertemuan ini dijelaskan sejumlah pola penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Kebumen. Salah satu fokus yang menjadi perhatian yakni maraknya konsumsi pil Yarindo atau lebih dikenal masyarakat sebagai 'pil sapi'. Obat tersebut banyak diminati kalangan pelajar karena harganya relatif murah.

Jajaran Satresnarkoba Polres Kebumen sempat menemukan pelajar di wilayah Gombong yang nekat mengonsumsi pil tersebut sebelum berangkat ke sekolah. Temuan ini dinilai menjadi peringatan bahwa penyalahgunaan obat-obatan berbahaya telah merambah lingkungan pendidikan.

Selain obat-obatan, penyalahgunaan tanaman kecubung juga menjadi perhatian. Belum lama ini terungkap salah satu pelajar SMP di Kebumen diduga diminta meminum air rebusan kecubung sebagai syarat untuk bergabung dengan kelompok pergaulan tertentu.

Baca Juga: Sarat Solusi Etika Riset Biomedis, Profesor Baru UGM Bedah Keunggulan Struktur Embrio Ayam

Kasus serupa juga ditemukan di wilayah lain. Seorang anak diduga dicekoki perasan daun kecubung hingga mengalami halusinasi selama sekitar satu pekan. Peristiwa itu terungkap setelah ibu korban menghubungi Satresnarkoba Polres Kebumen untuk meminta bantuan. Kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kebumen kini menjadi perhatian serius kepolisian.

Tercatat, di tahun 2026 Polres Kebumen menargetkan 10 kasus narkoba yang diungkap. Namun pada faktanya, jajaran Satresnarkoba Polres Kebumen hingga bulan Juli 2026 sudah mengantongi 22 kasus dengan jumlah 29 tersangka. Adapun barang bukti kasus yang diamankan sebanyak kurang lebih 442,64 gram sabu dan obat terlarang sebanyak 78.050 butir. Lalu narkoba jenis ekstasi 54 butir. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#peredaran narkoba #bhabinkamtibmas #kecubung #Pil Sapi #polres kebumen