Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Sawo dan Pisang Mentah Dipercaya dapat Mengatasi Diare: Mitos atau Fakta? Ini Penjelasan Ilmiah Menurut Ilmu Kedokteran yang Perlu Diketahui

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 29 April 2026 | 12:20 WIB
Sawo dan pisang mentah. (AI Generated)



Diare merupakan kondisi meningkatnya frekuensi buang air besar dengan konsistensi cair, yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau gangguan pencernaan.

Penanganan utamanya tetap berfokus pada pencegahan dehidrasi dan pemulihan fungsi usus.
Sawo dan pisang mentah. (AI Generated)

RADAR PURWOREJO - Di tengah maraknya penggunaan bahan alami untuk mengatasi gangguan pencernaan, konsumsi buah mentah seperti sawo dan pisang kerap dipercaya mampu meredakan diare.

Namun, benarkah klaim tersebut didukung oleh ilmu kedokteran?

Diare merupakan kondisi meningkatnya frekuensi buang air besar dengan konsistensi cair, yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau gangguan pencernaan.

Penanganan utamanya tetap berfokus pada pencegahan dehidrasi dan pemulihan fungsi usus.

Baca Juga: Wisudawan Termuda UGM Bedah Fenomena Perokok: Usia Tua Lebih Sukses Berhenti karena Faktor Penyakit

Pisang Mentah

Dalam dunia medis, pisang terutama yang belum terlalu matang memiliki manfaat tertentu untuk penderita diare.

Kandungan pektin, sejenis serat larut, mampu menyerap kelebihan cairan dalam usus sehingga membantu memadatkan feses.

Selain itu, pisang mengandung resistant starch (pati resisten), yang berfungsi sebagai prebiotik.

Zat ini mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, sehingga membantu mempercepat pemulihan saluran cerna.

Baca Juga: Pemetaan Sosial Jadi Kunci: Mengapa Keterlibatan Bank Sampah Penting bagi Keberlanjutan PSEL?

Meski demikian, pisang yang terlalu mentah cenderung lebih sulit dicerna dan pada sebagian orang justru dapat menyebabkan kembung.

Oleh karena itu, pisang yang dianjurkan adalah pisang matang atau setengah matang.

Sawo Mentah

Berbeda dengan pisang, konsumsi sawo mentah belum memiliki bukti ilmiah kuat sebagai terapi diare.

Sawo yang belum matang mengandung tanin dalam kadar cukup tinggi, yang secara teori dapat memberikan efek astringen (mengurangi sekresi cairan di usus).

Namun, kandungan tanin berlebih juga dapat menyebabkan iritasi saluran cerna dan memperberat gejala pada sebagian orang.

Selain itu, tekstur sawo mentah yang keras membuatnya lebih sulit dicerna, terutama bagi penderita diare yang sistem pencernaannya sedang sensitif.

Baca Juga: Viral! Pendaki Nyaris Baku Hantam di Puncak Gunung Lawu Gara-Gara Spot Foto; Miris, Niat Cari Sunrise, Malah Ricuh

 

Pendapat Ahli

Pakar Gizi Klinis dr Tan Shot Yen menegaskan bahwa tidak semua makanan tradisional aman dikonsumsi saat diare.

“Beberapa bahan memang memiliki efek membantu, seperti pisang karena kandungan pektinnya. Tapi yang terpenting tetap menjaga hidrasi dan memilih makanan yang mudah dicerna,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan diet yang umum direkomendasikan adalah pola makan ringan seperti nasi, pisang, dan cairan elektrolit, bukan buah mentah yang berisiko memperberat kerja usus.

Baca Juga: Makna Simbolik Gunungan dalam Pertunjukan Wayang Kulit: Lambang Kehidupan dan Alam Semesta

Fokus Utama: Rehidrasi

Dokter menekankan bahwa terapi utama diare bukan pada makanan tertentu, melainkan penggantian cairan dan elektrolit yang hilang.

Larutan oralit, air putih, serta makanan lunak menjadi pilihan utama selama masa pemulihan.

Pisang mentah (atau setengah matang) memiliki dasar ilmiah membantu meredakan diare, namun tetap harus dikonsumsi dalam kondisi yang mudah dicerna.

Sawo mentah belum terbukti secara medis efektif dan justru berpotensi memperburuk kondisi.

Baca Juga: Gaji di Bawah UMK, Mengajar 30 Jam Plus Wali Kelas, Nasib Ratusan Guru JLOP di Kulon Progo Tak Menentu

Penanganan diare harus tetap mengutamakan hidrasi dan konsultasi medis jika gejala berlanjut.

Masyarakat diimbau untuk tidak sepenuhnya mengandalkan pengobatan tradisional tanpa dasar ilmiah yang jelas, terutama pada kondisi yang berisiko seperti diare berkepanjangan.

Editor : Meitika Candra Lantiva
#sawo mentah #sawo dan pisang mentah #pisang mentah #meredakan diare #diare