RADAR PURWOREJO - Di tengah keragaman hayati Bali, terdapat sebuah buah yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.
Buah salju, yang juga dikenal sebagai 'Ice Cream Bean', adalah sebuah tumbuhan langka yang tumbuh subur di daerah Bedugul, Bali.
Buah ini memiliki daging berwarna putih salju dengan tekstur lembut seperti kapas dan biji berwarna hitam.
Dengan rasa unik yang memberikan sensasi dingin di mulut dan kelembutan seperti vanilla, buah salju telah mencuri perhatian masyarakat lokal dan wisatawan.
Buah salju berasal dari Hutan Amazon dan di Indonesia hanya dapat dijumpai di Bedugul, Bali.
Tumbuhan ini tumbuh di dataran tinggi dengan ketinggian mencapai 2200 meter di atas permukaan laut.
Dalam 100 gram buah salju, terdapat 60 kalori dengan tambahan protein, karbohidrat, dan serat.
Selain itu, buah salju juga mengandung vitamin A serta senyawa bioaktif seperti antioksidan, antiinflamasi, gallic acid, epicatechin, serta flavonol quercetin.
Buah salju memiliki berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan.
Kandungan kalori yang rendah membuatnya cocok dijadikan alternatif camilan sehat.
Selain itu, buah ini juga mengandung zat antioksidan yang baik dalam memperkuat imunitas tubuh.
Manfaat lainnya termasuk mengobati sakit kepala hingga melawan risiko kanker.
Buah salju juga efektif untuk kesehatan mata karena tinggi vitamin A, menjaga keseimbangan gula darah, perbaiki sel yang rusak, dan meredakan sakit kepala.
Di Bali, buah salju kerap dijadikan sebagai obat-obatan herbal.
Bagian daunnya yang ternyata ampuh untuk menghentikan diare, selain itu bisa dijadikan sebagai lotion untuk yang punya rematik.
Buah salju juga efektif untuk kesehatan mata karena tinggi vitamin A, menjaga keseimbangan gula darah, perbaiki sel yang rusak, dan meredakan sakit kepala.
Buah salju dapat dibeli dengan harga sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram.
Untuk menikmati uniknya buah salju, dapat membelinya di pedagang pinggir jalan jika sudah berwarna kekuningan.
Dengan rasa unik dan manfaat yang banyak, buah salju telah menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial dan telah mencuri perhatian masyarakat lokal dan wisatawan.