RADAR PURWOREJO - Karena letak geografis dan kondisi iklimnya yang beragam, Nusantara memiliki berbagai jenis flora dan fauna, yang membuatnya dikenal sebagai negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alamnya.
Keanekaragaman hayati ini memiliki nilai budaya dan manfaat untuk kesehatan tradisional, serta potensi ekonomi yang besar.
Bunga telang (Clitoria Ternatea) adalah salah satu contoh tanaman obat herbal yang telah digunakan secara turun temurun. Di pulau Jawa, tanaman ini juga disebut kembang telang atau bunga biru.
Menurut alodokter.com, bunga telang tumbuh di banyak negara di Asia, Australia, dan Amerika Serikat. Bunganya yang menarik biru atau ungu menarik perhatian dan tumbuh merambat.
Bunga telang ini berguna sebagai bahan pengobatan herbal karena memiliki antioksidan, tanin, karbohidrat, saponin, flavanol glikosida, protein, alkaloid, dan anti mikroba yang dapat mengobati berbagai penyakit, seperti anti virus, inflamasi, alergi, diabetes, dan pertumbuhan sel-sel kanker.
Bunga Telang dan Manfaat Kesehatannya
Beberapa manfaat tradisional bunga telang diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Menurunkan Berat Badan
Kandungan ternatin dalam teh bunga telang dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Senyawa ini dikenal memiliki kemampuan untuk memperlambat, jika tidak menghentikan, pertumbuhan sel-sel lemak di dalam tubuh. Oleh karena itu, bunga telang sering disarankan sebagai bagian dari diet, terutama bagi mereka yang mengalami obesitas.
Untuk mendapatkan penurunan berat badan yang lebih cepat, jangan hanya mengonsumsi bunga telang dalam bentuk teh herbal secara teratur, tetapi juga menjalani gaya hidup sehat, terutama berolahraga secara teratur, membatasi konsumsi kalori dari makanan dan minuman, minum cukup air putih, dan tidur cukup.
2. Mencegah Penuaan Dini
Bunga telang memiliki banyak antioksidan, terutama flavonoid, yang merupakan zat antioksidan alami yang memiliki kemampuan untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Ini termasuk kerusakan sel kulit yang menyebabkan kulit menjadi keriput, kendur, dan kusam.
Bunga telang telah lama digunakan untuk mencegah kerutan di wajah dan mencegah tanda penuaan dini karena alasan ini.
3. Membantu Mengatasi Kerontokan Rambut
Tidak mengherankan bahwa bunga telang sangat baik untuk rambut karena kandungan flavonoidnya yang diketahui dapat mempercepat pertumbuhan rambut dan menutrisi folikel rambut sehingga akar rambut lebih kuat dan helai rambut tidak mudah patah.
4. Menjaga Fungsi Otak dan Kesehatannya
Jika tidak dijaga dengan baik, fungsi otak dapat menurun seiring bertambahnya usia. Faktor utama penyebabnya adalah kerusakan sel-sel otak. Kondisi ini bahkan dapat berkembang lebih cepat dalam kasus di mana tubuh memiliki tingkat radikal bebas yang tinggi.
Radikal bebas dapat merusak sel-sel saraf otak, yang membuat kerusakan sulit diperbaiki. Antioksidan tampaknya dapat mencegah bahaya radikal bebas. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa asupan antioksidan yang cukup dapat menurunkan risiko demensia atau kepikunan.
Bunga telang memiliki banyak antioksidan, yang membuatnya bermanfaat untuk melindungi sel-sel otak dari kerusakan. Selain itu, mereka memiliki kemampuan untuk meningkatkan kadar asetilkolin, yaitu zat kimia yang diperlukan untuk fungsi otak seperti berkonsentrasi, mengingat, dan belajar.
5. Mengurangi Gejala Peradangan
Bunga telang terkenal sebagai obat herbal untuk penyakit peradangan dalam tubuh, seperti alergi, radang tenggorokan, dan radang sendi yang disebabkan oleh penuaan, karena kandungan zat antiradangnya.
Baca Juga: Status Kebumen Kabupaten Termiskin di Jateng Jadi PR Calon Pemimpin, Butuh Kolaborasi Hexahelix
6. Meredakan Diare
Bunga telang sering digunakan sebagai obat alami untuk diare karena memiliki sifat antiradang yang dapat meredakan diare yang disebabkan oleh peradangan di usus. Selain itu, bunga telang memiliki sifat antibakteri yang dapat melawan kuman yang menyebabkan penyakit, seperti bakteri E coli yang menyebabkan diare.
Manfaat bunga telang sebagai obat diare masih perlu diteliti lebih lanjut. Namun, jika Anda diare, teh dari bunga telang dapat membantu Anda mendapatkan lebih banyak cairan untuk tubuh Anda agar tidak dehidrasi. Anda juga dapat mengisi tubuh Anda dengan banyak air putih atau larutan oralit.
7. Mengurangi Kadar Gula Darah
Sebagai obat tradisional untuk menurunkan gula darah dan mengobati diabetes, bunga telang telah lama digunakan untuk menurunkan gula darah dan diabetes. Namun, penelitian ini hanya melibatkan hewan.
Untuk memastikan efektivitas, keamanan, dan dosis bunga telang untuk menurunkan kadar gula darah pada manusia, perlu dilakukan lebih banyak penelitian. Oleh karena itu, penderita diabetes harus terus mendapatkan pengobatan dari dokter, membatasi makanan dan minuman manis, dan sering berolahraga.
8. Mencegah Perkembangan Sel Kanker
Senyawa alami anti-kanker seperti quercetin, saponin, tanin, dan triterpenoid ditemukan dalam bunga telang. Kandungan ini dipercaya dapat mencegah pertumbuhan sel kanker di tubuh.
Cara pembuatan teh bunga telang adalah seperti berikut:
• Masukkan tiga hingga lima helai bunga telang kering ke dalam gelas.
• Seduh dengan air panas dan aduk sampai air menjadi biru.
• Sebelum dikonsumsi, tunggu beberapa menit hingga suhunya menjadi hangat.
Baca Juga: Pastikan Tidak Kurang dan Tidak Lebih, Timbangan Pedagang Pasar di Purworejo Ditera Ulang
Teh bunga telang biasanya disebut "teh biru" karena warnanya yang khas. Untuk menambah rasa, kita juga dapat menambahkan madu atau perasan jeruk lemon ke dalam seduhan teh ini. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin