RADAR PURWOREJO - Kentang tidak hanya menyediakan berbagai vitamin dan mineral yang baik, seperti kalium, vitamin C, dan vitamin B6, tetapi juga mengandung antioksidan yang dapat mendukung kesehatan pencernaan.
Kentang adalah umbi bawah tanah yang tumbuh di akar tanaman Solanum tuberosum dan merupakan makanan pokok di banyak rumah tangga.
Sebagaimana dilaporkan pada Jumat (21/6) oleh Healthline, ada tujuh manfaat kesehatan dan nutrisi kentang:
1. Kaya nutrisi
Baca Juga: Dapat Penghargaan, TPID Purworejo Belajar dari Kebumen
Kandungan nutrisi kentang beragam tergantung pada varietas dan cara pengolahannya.
Misalnya, kentang yang digoreng mengandung lebih banyak kalori dan lemak daripada kentang yang dipanggang.
Selain itu, perlu diingat bahwa kulit kentang mengandung banyak vitamin dan mineral, dan mengupasnya dapat mengurangi nutrisi yang terkandung dalam kentang secara signifikan.
2. Mengandung Antioksidan
Kentang mengandung banyak flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik. Tubuh menggunakan senyawa ini sebagai antioksidan dengan menetralkan radikal bebas, molekul yang berbahaya.
Baca Juga: Pemkab Magelang Minta Masyarakat Utamakan Produk Pertanian Lokal yang Pakai Produk Ramah Lingkungan
Sebagai contoh, sebuah studi laboratorium menemukan bahwa antioksidan dalam kentang dapat mencegah sel kanker hati dan usus besar berkembang.
3. Mengontrol gula darah
Kentang mengandung jenis pati khusus yang dikenal sebagai pati resisten. Pati ini tidak sepenuhnya dipecah dan diserap oleh tubuh.
Sebaliknya, ia masuk ke usus besar dan memberi nutrisi kepada bakteri baik di usus.
Studi telah menunjukkan bahwa pati resisten mengurangi resistensi insulin, yang meningkatkan kontrol gula darah.
Sebuah penelitian terhadap orang yang menderita diabetes tipe 2 menemukan bahwa makanan yang mengandung pati resisten membantu mengelola gula darah setelah makan dengan lebih baik.
Baca Juga: Mahasiswi Pembuang Bayi di Magelang Melahirkan Sendiri
4. Menyehatkan saluran pencernaan
Pati resisten pada kentang juga memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.
Ketika pati resisten masuk ke usus besar, ia menjadi makanan bagi bakteri usus yang baik. Setelah itu dicerna, bakteri ini mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek.
Butirat dapat mengurangi peradangan di usus besar, memperkuat pertahanan usus, dan mengurangi risiko kanker kolorektal, menurut penelitian.
5. Bebas gluten
Salah satu diet paling populer di dunia adalah diet bebas gluten, yang menghapus gluten, keluarga protein yang ditemukan dalam biji-bijian seperti gandum, barley, dan gandum hitam.
Baca Juga: Pakai Kolor, Lelah Fisik dan Mental, Pelaku Pembunuhan Berhasil Diringkus Kurang dari 1x24 Jam
Kentang adalah pilihan yang bagus untuk dimasukkan ke dalam diet Anda jika Anda mengikuti diet bebas gluten. Ini karena kentang bebas gluten secara alami, sehingga Anda tidak akan mengalami gejala yang tidak nyaman.
6. Sangat mengenyangkan
Selain bergizi, kentang juga sangat mengenyangkan. Faktanya, kentang dinilai tujuh kali lebih mengenyangkan dibandingkan croissant.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa protein yang dikenal sebagai potato proteinase inhibitor 2 (PI2) dalam kentang dapat mengurangi nafsu makan.
Tampaknya protein ini meningkatkan pelepasan kolesistokinin (CCK), hormon yang membuat Anda merasa kenyang.
Editor : Heru Pratomo