RADAR PURWOREJO - Siapa yang tak asing dengan tanaman ini?
Tanaman ini sering kita jumpai dan tumbuh liar di kebun, ladang, atau pinggir jalan.
Namanya, tanaman tempuyung.
Daunnya bergerigi dan lebar, serta tulang daunnya tampak tegas.
Siapa sangka daun tempuyung ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan loh!
Daun Tempuyung atau Sonchus Arvensis adalah tanaman yang dikenal dengan berbagai manfaat kesehatannya.
Daun Tempuyung mengandung berbagai mineral yang berkhasiat bagi kesehatan.
Yuk Simak Selengkapnya mengenai Kandungan, Manfaat, dan Cara Mengonsumsinya!
Kandungan Daun Tempuyung :
Daun Tempuyung sudah sering digunakan sebagai obat alami sejak lama, Ini disebabkan karena daun tempuyung sendiri memiliki kandungan yang sangat bermanfaat.
Berikut beberapa kandungan yang terdapat pada daun tempuyung:
• Kalsium
• Sodium
• Kalium
• Fosfor
• Zinc
• Besi
• Magnesium Mangan
• Vitamin C (hingga 779 miligram)
• Asam lemak esensial
• Karotenoidnya
Manfaat Daun Tempuyung Bagi Kesehatan Tubuh :
Meskipun daun tempuyung termasuk jenis tanaman liar.
Namun, dapat dibudidayakan sebagai tanaman herbal.
Biji daun tempuyung mudah disebar bahkan hanya dengan bantuan angina saja, sehingga tidak perlu repot untuk ditanam satu per satu.
Setelah tumbuh cukup besar dan panjang, daun tempuyung dapat diambil daun dan akarnya untuk dikonsumsi sebagai makanan atau dijadikan sebagai obat.
Berikut manfaat daun tempuyung bagi kesehatan, antara lain:
1. Mengobati Batu Ginjal
Daun tempuyung dikenal efektif dalam membantu melarutkan batu ginjal.
Senyawa aktif dalam daun ini, seperti kalium, dapat membantu meluruhkan batu ginjal sehingga dapat dikeluarkan melalui urin.
Rebusan daun tempuyung sering digunakan untuk mengatasi masalah ini.
2. Antioksidan
Daun tempuyung mengandung flavonoid dan polifenol, yang merupakan senyawa antioksidan.
Antioksidan membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.
3. Anti-Inflamasi
Ekstrak daun tempuyung memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan.
Hal ini membuat daun tempuyung bermanfaat untuk mengatasi berbagai kondisi yang melibatkan peradangan, seperti arthritis atau radang sendi.
4. Mencegah Hipertensi
Daun tempuyung memiliki kandungan kalium yang tinggi.
Kalium merupakan mineral yang penting dalam membantu mengatur tekanan darah.
Konsumsi rebusan daun tempuyung dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
5. Mengatasi Asam Urat
Daun tempuyung juga dipercaya dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam darah.
Rebusan daun ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi gejala asam urat seperti nyeri dan pembengkakan sendi.
6. Mengobati Luka
Kandungan anti-inflamasi dan antibakteri dalam daun tempuyung dapat membantu mempercepat penyembuhan luka.
Daun yang dihancurkan dan ditempelkan pada luka dapat membantu mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan.
7. Mengatasi Masalah Pendengaran
Bagi yang memiliki gangguan pendengaran, daun tempuyung dapat membantu mengatasi gangguan tersebut dengan cara meneteskan air rebusan daun tempuyung ke lubang telinga.
Cara Mengonsumsi Daun Tempuyung:
Daun tempuyung memiliki rasa yang sedikit pahit dan sensasi dingin.
Anda juga bisa mengonsumsinya sebagai salad.
Daun tempuyung dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, seperti:
1. Dimasak
Berikut contoh cara memasak daun tempuyung.
• Pilih lah daun tempuyung yang masih segar.
• Cuci bersih daun secara menyeluruh.
• Makan daun secara langsung atau asapkan sedikit dengan api kecil sebelum dimakan.
2. Diminum
• Cuci Daun Tempuyung dengan air mengalir hingga bersih
• Potong daun tempuyung menjadi bagian-bagian kecil agar kandungan zat aktifnya lebih mudah larut saat direbus.
• Siapkan Air, lalu tuangkan air ke dalam panci secukupnya, dan biarkan sampai mendidih
• Setelah air mendidih, masukkan potongan daun tempuyung ke dalam panci.
• Biarkan daun tempuyung direbus dengan api kecil hingga air berkurang. Ini biasanya memakan waktu sekitar 15-20 menit.
• Setelah selesai direbus, saring air rebusan untuk memisahkan ampas daun tempuyung.
• Biarkan air rebusan sedikit dingin sebelum diminum.
3. Kompres pada kulit
• Hancurkan daun tempuyung sampai menjadi halus
• Tempelkan atau oleskan Daun yang sudah dihaluskan ke luka. (Siska Andaniar Nadia Rahma)
Editor : Meitika Candra Lantiva