Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Sering Disepelekan dan Dianggap Sampah, Begini Manfaat Daun Jati Kering, Potensi Pengembangan Industri Ekspor: Bahan Baku Produk Kosmetik dan Farmasi

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 30 Oktober 2024 | 17:50 WIB
Penampakkan daun jati yang sudah kering. Foto : unggahan
Penampakkan daun jati yang sudah kering. Foto : unggahan

RADAR PURWOREJO - Dedaunan kering sering dianggap sampah organik bagi sebagian masyarakat.

Tak jarang pula dedaunan kering ini kerap dinilai mengotori halaman rumah atau suatu daerah sehingga sering dibersihkan, dibuang atau bahkan dibakar.

Padahal, beberapa daun kering dari jenis pohon tertentu bisa menghasilkan cuan.

Salah satunya dari jenis daun pohon jati.

Daun jati yang sudah kering sering kita temukan di desa – desa yang notabene banyak ditumbuhi pohon ini.

Dengan ukurannya yang cenderung besar dan lebar, daun jati kering memiliki banyak potensi yang dapat kita manfaatkan.

Beberapa di antaranya sudah umum digunakan oleh masyarakat desa seperti pembungkus alami makanan dan pupuk kompos alami.

Namun, beberapa kalangan menyadari potensi daun jati kering ini lebih dari sekedar pembungkus makan dan pupuk alami untuk tanah.

Mengutip dari laman Jangkar Global Groups, daun jati kering rupanya digunakan sebagai produk ekspor ke berbagai negara.

Kuncinya terletak pada kandungan yang ada dalam daun jati kering, yakni memiliki senyawa kimia yang dapat digunakan sebagai antioksidan, antiinflamsi, dan penghambat pertumbuhan sel kanker.

Karena kandungannya tersebut, daun jati kering banyak diolah sebagai produk farmasi dan kosmetik.

Daun jati kering juga tidak jarang digunakan sebagai pewarna alami pada industri tekstil.

Ragam manfaat tersebut yang membuat daun jati kering banyak diminta oleh perusahaan luar negeri, seperti Amerika, Eropa, Jepang dan Singapura.

Proses pengemasan daun jati kering biasanya menggunakan mesin pemotong atau pencacah sesuai kebutuhan pabrik.

Ada yang berbentuk serbuk, potongan kecil maupun daun utuh yang dipress dan dibentuk menjadi lembaran daun yang disatukan dengan ikatan tali.

Setelah itu, daun jati siap dieskpor untuk kebutuhan luar negeri maupun yang ada di dalam negeri.

Pemanfaatan daun jati kering sebagai produk ekspor memotivasi kita untuk tidak menyepelekan limbah organik yang ada di sekitar kita.

Dari daun jati kering saja, kita dapat melihat bahwa tumbuhan yang satu ini kaya akan manfaatnya, dimulai dari batang pohonnya yang kerap digunakan sebagai bahan furnitur, maupun daun keringnya sebagai bahan baku produk kosmetik dan farmasi.

Potensi yang dimilikinya juga dapat menumbuhkan laju perekonomian di Indonesia dan dapat dijadikan sektor industri yang lebih luas ke depannya. (Muhammad Malik Nadzif)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#daun jati #daun jati kering #daun #sampah #pengembangan industri #kosmetik #manfaat #bahan baku #potensi #produk #farmasi #limbah organik #Ekspor