RADAR PURWOREJO - Di antara kalian mungkin tidak asing dengan buah liar satu ini. Buahnya unik. Jika sudah masak rasa buahnya pun tak kalah unik.
Sekilas mirip pletokan namun yang membedakan, buah ini terbungkus kelopak bunga yang unik.
Nama buah ini yakni, rambusa.
Rambusa merupakan tanaman merambat yang sering dianggap sebagai gulma karena tumbuh liar di banyak tempat, seperti kebun, tepi jalan, hingga hutan.
Tanaman ini memiliki nama ilmiah Passiflora foetida dan memiliki bentuk unik pada buahnya yang dibungkus oleh kelopak bunga yang berbentuk seperti jaring atau rambut.
Sebagian orang pasti memiliki masa lalu dengan buah rambusa ini.
Ketika masih anak-anak buah rambusa sering diburu ketika bermain di kebun atau hutan.
Namun tanaman ini sering diabaikan karena termasuk tanaman liar dan dianggap gulma.
Meski sering diabaikan, tanaman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Dengan buah kecil berwarna kuning keemasan saat matang dan bunga berwarna putih yang indah, rambusa menyimpan kekayaan nutrisi dan senyawa aktif yang layak diketahui.
Berikut beberapa manfaat yang ada pada buah rambusa:
1. Kaya akan Nutrisi
Buah rambusa yang matang mengandung berbagai nutrisi penting, seperti vitamin A, vitamin C, dan mineral seperti zat besi dan fosfor.
Vitamin A dalam buah rambusa bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, sedangkan vitamin C membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Konsumsi buah ini juga dapat memberikan efek menyegarkan, terutama ketika dikonsumsi langsung atau diolah menjadi minuman.
2. Sumber Antioksidan Alami
Rambusa kaya akan senyawa antioksidan, seperti flavonoid dan fenolik, yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.
Antioksidan dapat membantu mencegah kerusakan sel, mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker, dan memperlambat penuaan dini.
Daun dan buah rambusa sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
3. Membantu Mengatasi Insomnia dan Kecemasan
Salah satu manfaat penting rambusa adalah sifatnya yang menenangkan.
Ekstrak dari daun rambusa sering digunakan untuk mengatasi gangguan tidur seperti insomnia.
Kandungan dalam tanaman ini diyakini memiliki efek sedatif ringan yang membantu merilekskan tubuh dan pikiran.
Rambusa juga dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengurangi kecemasan dan stres.
4. Mengobati Luka dan Peradangan
Dalam pengobatan tradisional, daun rambusa sering diolah menjadi pasta atau baluran untuk mengobati luka ringan, gigitan serangga, atau peradangan kulit.
Daun ini memiliki sifat antiinflamasi dan antiseptik yang membantu mempercepat proses penyembuhan luka sekaligus mencegah infeksi.
5. Mengatasi Gangguan Pencernaan
Buah rambusa memiliki sifat pencahar ringan yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan.
Konsumsi buah ini dalam jumlah yang tepat dapat membantu mengatasi sembelit.
Selain itu, teh dari daun rambusa sering digunakan untuk meredakan sakit perut atau gangguan lambung.
Rambusa adalah tanaman liar yang memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan.
Meski kaya manfaat, penggunaannya tetap perlu dilakukan dengan bijak dan dalam jumlah yang tepat.
Makan buah rambusa yang sudah masak dan berwarna kuning keemasan.
(Shofiyullah)
Editor : Meitika Candra Lantiva