Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Jangan Disepelekan, Manfaat Tutut atau Keong Sawah Bagi Kesehatan

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 18 Desember 2024 - 19:05 WIB
Berbagai olahan tutut atau keong sawah.
Berbagai olahan tutut atau keong sawah.


RADAR PURWOREJO - Tutut, atau yang dikenal juga sebagai keong sawah, merupakan salah satu jenis siput air tawar yang banyak ditemukan di perairan sawah, sungai, dan danau.


Tutut yang biasa dikonsumsi adalah yang memiliki warna cangkang sedikit hijau sampai kehitaman.

Berbeda dengan keong emas yang beracun dengan ciri memiliki cangkang berwarna keemasan.


Tutut sering dikonsumsi sebagai makanan tradisional dengan cara direbus, dimasak kuah santan, atau dijadikan sambal.

Selain rasanya yang lezat, tutut memiliki banyak manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisi di dalamnya.


Tutut kaya akan protein, zat besi, kalsium, fosfor, dan vitamin B kompleks.

Selain itu, tutut mengandung lemak baik dalam jumlah rendah, sehingga cocok untuk dikonsumsi sebagai sumber protein tanpa khawatir meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Kandungan nutrisi ini membuat tutut menjadi makanan bernilai gizi tinggi yang memberikan banyak manfaat kesehatan.


Ada beberapa manfaat tutut untuk kesehatan, sebagai berikut:


1. Sebagai Sumber Protein


Tutut mengandung protein yang tinggi dan mudah dicerna.

Protein adalah nutrisi penting yang berperan dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, kulit, dan organ.

Konsumsi tutut dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian, terutama bagi mereka yang mengurangi konsumsi daging.


2. Mendukung Kesehatan Tulang dan Gigi


Kandungan kalsium dan fosfor dalam tutut sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Kalsium membantu mencegah osteoporosis dan memperkuat struktur tulang, sementara fosfor berperan dalam mempercepat penyembuhan tulang yang cedera.


3. Mencegah Anemia


Tutut kaya akan zat besi, mineral yang penting untuk produksi hemoglobin dalam darah.

Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Dengan mengonsumsi tutut, dapat mencegah anemia dan meningkatkan energi serta daya tahan tubuh.


4. Mendukung Sistem Pencernaan


Tutut kaya akan enzim alami yang membantu proses pencernaan.

Selain itu, daging tutut yang lembut dan mudah dicerna membuatnya cocok untuk orang yang memiliki masalah pencernaan ringan, seperti maag atau gangguan pencernaan lainnya.


5. Mempercepat Penyembuhan Luka


Protein tinggi dan berbagai mineral dalam tutut membantu mempercepat regenerasi sel, sehingga luka lebih cepat sembuh.

Kandungan ini juga mendukung pemulihan tubuh setelah sakit atau cedera.


Meskipun tutut memiliki banyak manfaat, pengolahannya perlu dilakukan dengan hati-hati.

Tutut hidup di perairan yang berlumpur, sehingga harus dibersihkan dengan baik sebelum dimasak.

Tutut sebaiknya direndam dalam air bersih selama 24 jam untuk mengeluarkan kotoran di dalamnya.

Kemudian cuci bersih dan rebus dengan air mendidih sebelum diolah lebih lanjut.

Jangan sekali-kali mengonsumsi tutut mentah, karena bisa mengandung parasit atau bakteri berbahaya.


Tutut memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, tapi perlu diperhatikan cara mengolahnya agar bisa mendapat manfaat yang diinginkan.

Juga jangan terlalu banyak mengonsumsi tutut, konsumsi dalam jumlah sewajarnya.
(Shofiyullah)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#keong sawah #makanan tradisional #manfaat #kadar kolesterol #tutut #lezat #kesehatan #warna cangkang