RADAR PURWOREJO - Meskipun dikenal sebagai tanaman yang tumbuh liar dan mudah ditemukan di berbagai daerah, daun kelor ternyata menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan.
Kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan, kelor semakin populer sebagai bahan alami yang mampu mendukung daya tahan tubuh hingga membantu mencegah berbagai penyakit.
Tak heran, tanaman sederhana ini dijuluki sebagai “tanaman ajaib” oleh banyak ahli.
Tanaman Kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman yang tumbuh di daerah tropis, termasuk di Indonesia.
Tanaman Kelor biasanya diambil biji dan daunnya karena diketahui kaya akan nutrisi dan senyawa aktif, karena itulah yang menjadikan manfaat daun kelor sangatlah beragam bagi kesehatan tubuh.
Daun kelor digunakan untuk pegobatan tradisional biasanya diolah menjadi berbagai minuman herbal atau jamu dan teh.
Daun kelor juga dapat dijadikan suplemen, dalam bentuk bubuk maupun kapsul.
Kandungan nutrisi yang terkandung dalam daun kelor beragam, yaitu ada protein, vitamin A, B2 B6 dan mineral termasuk zat besi, kalsium serta magnesium.
Kadar Vitamin C yang terkandung di daun kelor adalah 15 mg, dan kadar kaliumnya hingga 1.500 mg.
jumlah vitamin C dalam daun kelor lebih banyak dari pada buah jeruk dan kaliumnya lebih banyak dari buah pisang 15 kali lipat.
Selain zat gisi seperti di atas, daun kelor juga mengandung asam amino esensial dan antioksidan.
Berikut beberapa manfaat Daun Kelor untuk kesehatan:
1. Memperkuat daya tahan tubuh
Mengapa daun kelor dapat menjaga daya tahan tubuh?
Hal itu dikarenakan daun kelor kaya akan vitamin C yang mampu meningkatkan imunitas, sehinggga tubuh dapat melawan infeksi dengan baik.
Ekstrak daun kelor juga dapat menghambat pertumbuhan berbagai bakteri, seperti Escherichia coli, Streptococcus aureus, dan Streptococcus pneumonia, yang dapat menyebabkan infeksi di saluran pencernaan dan kulit, serta paru-paru.
2. Menjaga kesehatan kulit
Daun kelor juga dapat digunakan untuk menjaga kesehatan kulit, seperti losion, pelembab, sabun badan, masker wajah, dan sabun cuci muka.
Kandungan asam oleat yang dapat melembabkan kulit.
Selain itu kandungan antioksidan dan antiradang dalam daun kelor juga bisa meredakan jerawat yang meradang.
3. Melancarkan produksi ASI
Daun kelor aman dikonsumsi pada ibu menyusui, ekstrak daun kelor mengandung senyawa yang dapat melancarkan produksi ASI, karena itu ibu-ibu yang sedang menyusui dapat memanfaatkan tanaman herbal ini.
4. Menjaga Kesehatan jantung
Daun kelor dapat mengendalikan kolesterol dalam tubuh dan juga tekanan darah, yang mana tentunya baik untuk kesehatan dan fungsi jantung.
Kandungan antiradang dann antioksidan di dalam daun kelor mampu mengurangi bahaya oksidasi yang memicu gangguan pada jantung.
5. Menjaga pertumbuhan sel kanker
Ekstrak daun kelor juga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, manfaat tersebut terkait dengan kandungan antioksidan di dalamnya yang dapat mencegah kerusakan sel akibat dampak dari radikal bebas.
6. Menyehatkan mata
Vitamin A dan beta karoten yang terkandung dalam daun kelor, berperan penting untuk memelihara kesehatan mata.
Dengan tercukupinya gizi tersebut, dapat terhindar dari penyakit rabun jauh dan katarak.
Dalam mengonsumsi daun kelor juga memperhatikan dosis yang direkomendasikan, yaitu sebesar 70 grm daun kelor atau 11 sendok the bubuk kelor. (Priskila)
Editor : Meitika Candra Lantiva