Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kisah Nabi Nuh AS dan Bahteranya yang Diterpa Badai dan Banjir Besar: Pembelajaran Keimanan, Ketabahan dan Kasih Sayang Allah SWT

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 20 Maret 2024 | 23:25 WIB
Ilustrasi Kisah Nabi Nuh dan bahteanya yang diterpa badai dan banjir besar.
Ilustrasi Kisah Nabi Nuh dan bahteanya yang diterpa badai dan banjir besar.

RADAR PURWOREJO - Kisah Nabi Nuh AS adalah salah satu kisah yang paling terkenal dalam sejarah Islam.

Diceritakan dalam Al-Quran dan juga dalam agama-agama lainnya, kisah Nabi Nuh memberikan pelajaran tentang keimanan, ketabahan, dan kasih sayang Allah SWT terhadap hamba-Nya.

Nabi Nuh AS diutus sebagai rasul kepada kaumnya yang terjerumus dalam kekufuran dan kemusyrikan.

Ia memperingatkan mereka tentang hari pembalasan yang akan datang dan mengajak mereka untuk kembali kepada jalan yang benar.

Namun, kaumnya menolak untuk mendengarkan dakwahnya dan bahkan memusuhi beliau.

Meskipun demikian, Nabi Nuh tetap sabar dalam menyeru dan menyampaikan risalah Allah SWT.


Melihat keengganan kaumnya untuk beriman, Nabi Nuh AS menerima perintah Allah SWT untuk membangun bahtera yang besar sebagai sarana penyelamatan bagi orang-orang yang beriman.

Meskipun diperintahkan untuk membangun bahtera di daratan yang jauh dari laut, Nabi Nuh tetap taat dan bekerja keras mematuhi perintah Allah SWT.

Pembangunan bahtera tersebut menjadi bukti kepercayaan dan kepatuhan Nabi Nuh kepada Allah SWT.


Ketika bahtera telah selesai dibangun, Allah SWT mengirimkan air bah yang dahsyat untuk menghancurkan kaum Nabi Nuh yang durhaka.

Hanya Nabi Nuh beserta keluarganya dan segelintir orang-orang yang beriman yang diselamatkan oleh bahtera tersebut.

Air bah yang melanda menyapu bersih kekufuran dan kemusyrikan dari muka bumi, meninggalkan Nabi Nuh sebagai manusia pertama setelah Adam dan Hawa.


Kisah Nabi Nuh AS memberikan berbagai pelajaran berharga bagi umat manusia.

Pertama, kesabaran dan keteguhan dalam dakwah sangatlah penting, meskipun hasilnya tidak langsung terlihat.

Kedua, taat kepada perintah Allah SWT merupakan kunci keselamatan dan keberhasilan di dunia dan akhirat.

Ketiga, bencana merupakan peringatan bagi orang-orang yang durhaka, tetapi juga merupakan rahmat bagi orang-orang yang beriman.


Kisah Nabi Nuh AS adalah cerminan dari keimanan, ketabahan, dan kasih sayang Allah SWT terhadap hamba-Nya yang saleh.

Melalui kisah ini, kita dapat belajar tentang pentingnya taat kepada Allah SWT, kesabaran dalam dakwah, dan akibat dari kemusyrikan dan kekufuran.

Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran yang berharga dari kisah Nabi Nuh AS dan mengikuti jejaknya dalam mencari keridhaan Allah SWT. (Syafiya Nisrina Hanifah/Radar Purworejo)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#badai #air bah #kisah nabi #ketabahan #bahtera #keimanan #Kasih Sayang Allah SWT #nabi nuh