Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kenali Rukun Haji: Pentingnya Berihram dan Berniat Sebelum Menuju Arafah

Alia Nur Azizah • Selasa, 11 Juni 2024 | 17:51 WIB
Jamaah Haji.
Jamaah Haji.

RADAR PURWOREJO – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan mengantarkan jamaah haji ke Arafah untuk memulai puncak haji pada 14 Juni 2024 atau 8 Zulhijjah 1445 H.

Sebelum keberangkatan, setiap jamaah harus sudah berihram dan berniat haji di hotel masing-masing.


Menurut Tuntunan Manasik Haji bagi Lansia yang telah diterbitkan Kementrian Agama, Widi Dwinanda dari Media Center Kementrian Agama menyampaikan bahwa niat ihram haji dilakukan setelah jamaah bersuci.

Disunahkan untuk mandi, berwudhu, memotong kuku, dan memakai wangi-wangian.


“Setelah itu, jamaah mengenakan pakaian ihram, melaksanakan salat sunah ihram, dan berniat haji,” kata Widi pada Senin (10/6/2024).

“Bagi jamaah lansia yang lemah atau sakit, dianjurkan untuk melakukan niat ihram haji disertai isytirat (ihram bersyarat) untuk mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi,” tambahnya.


Setelah niat haji, jamaah dianjurkan untuk berdzikir, membaca talbiyah sepanjang perjalanan dari Makkah ke Arafah, serta bershalawat.


Widi juga menekankan pentingnya jamaah laki-laki lansia untuk belajar memakai pakaian ihram dengan benar.

Dengan bantuan pembimbing ibadah kloter, mereka perlu memastikan pakaian ihram dipakai nyaman dan sah menurut fikih, seperti menggunakan ikat pinggang di atas pusar dan menggulung kain ihram sehingga sabuk tidak terlihat, serta memastikan kain ihram tidak mengganggu gerakan kaki dan tangan.


Widi menambahkan bahwa jamaah lansia sering lupa hal-hal yang dilarang saat berihram, seperti mengganti pakaian ihram dengan pakaian biasa.

Dalam hal ini, jika lansia lupa atau tidak mengetahui larangan saat berihram, mereka tidak wajib membayar fidyah.

Baca Juga: Cara Mengatasi Stress Pada 12 Zodiak: Berikut Penjelasannya Agar Kesehatan Mental Tetap Aman


"Ini adalah pendapat mazhab Syafi’i dan Hambali," ucapnya.


Untuk pemantapan manasik haji, Widi menyarankan agar jamaah mempelajari secara mandiri melalui buku-buku dan referensi yang dapat diunduh di aplikasi superapps Pusaka Kementerian Agama, serta berkonsultasi dengan pembimbing ibadah yang mendampingi di hotel atau sektor.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#sunah ihram #Haji #Disunahkan untuk mandi #manasik haji #berwudhu #Arab Saudi #berniat #fidyah #lansia #Menuju #arafah #Kenali #rukun haji #berihram #kementrian agama #Memotong kuku #ppih #pakaian ihram