RADAR PURWOREJO - Sebagai sumber utama ajaran Islam, AlQuran memberikan banyak tuntunan terkait bagaimana memelihara anak yatim, yang mencakup aspek materi serta emosional, pendidikan, dan spiritual.
Berikut adalah beberapa perintah yang ditemukan dalam AlQuran tentang memelihara anak yatim:
1. Memberi Perlindungan dan Keadilan: AlQuran menegaskan betapa pentingnya memberikan perlindungan dan keadilan kepada anak yatim.
Surah An-Nisa ayat 127 mengingatkan kita bahwa Allah memerintahkan kita untuk berbuat adil kepada anak yatim, meskipun mereka tidak memiliki kemampuan untuk membela diri sendiri.
Baca Juga: Dapat Penghargaan, TPID Purworejo Belajar dari Kebumen
"Dan mereka meminta keputusan darimu (Muhammad) tentang wanita-wanita (istri-istri) mereka. Katakanlah: "Allah memberi keputusan tentang nasib (harta) yang tiada walinya dan tidak ada anak laki-laki bagi seorang perempuan, hukum mengenai ibu bapak dan saudara-saudara juga terang dijelaskan kepadamu, siapa yang diwajibkan Allah memberi kepadanya (harta) maka tidak ada jalan bagi (ketidakadilan bagi) orang itu. Apakah dengan kerelaanmu mereka meminta keputusan yang tidak adil? Dan di antara mereka ada orang yang tidak adil. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." Q.S An-Nisa ayat 127
2. Pemberian Kasih Sayang: Anak yatim tidak hanya membutuhkan kebutuhan fisik, tetapi mereka juga membutuhkan perhatian dan kasih sayang .
Surah Ad-Dhuha ayat 9 mengajarkan untuk mengasihi dan tidak menghardik anak yatim.
"Dan yatim yang terlantar, maka janganlah engkau hardik (atau ejek, dan engkau harus memeliharanya, dan ucapkanlah yang baik kepada manusia." Q.S Ad-Dhuha ayat 9
Baca Juga: Pemkab Magelang Minta Masyarakat Utamakan Produk Pertanian Lokal yang Pakai Produk Ramah Lingkungan
3. Memberi Pendidikan dan Pembinaan: Al-Qur'an mendorong memberikan pendidikan dan pembinaan yang baik kepada anak yatim.
Ini ditunjukkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 177, di mana penting untuk berbuat baik kepada anak yatim dan memberikan bimbingan yang benar.
“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebaktian, akan tetapi kebaktian itu adalah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, ibnusabil dan orang-orang yang meminta-minta, dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan memberikan zakat (mal) keduanya; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa." Q.S Al-Baqarah ayat 177
4. Memberi Warisan dengan Adil: Surah An-Nisa ayat 10 menekankan betapa pentingnya memberikan warisan kepada anak yatim dengan cara yang adil, tanpa menyimpang atau menyalahgunakan dari harta yang menjadi hak mereka.
"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak-anak yatim dengan zalim, mereka sebenarnya menelan api neraka ke dalam perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api neraka (Jahannam)." Q.S An-Nisa ayat 10
5. Mengajarkan Nilai-nilai Agama: Al-Qur'an juga memerintahkan anak yatim untuk diajarkan nilai-nilai agama agar mereka tumbuh menjadi individu yang taat dan bertanggung jawab.
Salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah, seperti yang ditunjukkan dalam surah Al-Insan ayat 8-9, adalah dengan memberikan makanan kepada anak yatim.
“(Yaitu) mereka memberikan makanan yang mereka cintai kepada fakir miskin, anak yatim dan orang yang ditawan (memerdekakan hamba sahaya), (8) (Dengan berkata), "Sesungguhnya kami memberi makanan kepada kalian hanyalah untuk mencari keridhaan Allah; kami tidak menghendaki balasan dari kalian, dan kami tidak minta ucapan terima kasih dari kalian." (9)" Q.S Al-Insan ayat 8-9
Dengan mengikuti tuntunan-tuntunan tersebut, kita dapat memberikan perlindungan, kasih sayang, pendidikan, dan pembinaan yang baik kepada anak yatim sesuai dengan ajaran Islam yang mulia.
Editor : Heru Pratomo