Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Hati-hati! 6 Macam Hijab Ini Dilarang Pemakaiannya dalam Islam: Muslimah harus Tahu Panduan Lengkap Hijab dalam Islam

Winda Atika Ira Puspita • Rabu, 18 September 2024 - 21:38 WIB

Ilustrasi Wanita Berhijab.
Ilustrasi Wanita Berhijab.

RADAR PURWOREJO – Dalam ajaran Islam, menutup aurat merupakan kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan.

Batas aurat untuk laki-laki dan perempuan berbeda; laki-laki diwajibkan menutup aurat dari pusar hingga lutut, sementara perempuan harus menutupi seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan.

Salah satu kewajiban bagi perempuan dalam hal menutup aurat adalah dengan menggunakan hijab, yang berfungsi menutupi kepala, rambut, serta bagian dada.

Hijab yang sesuai syariah adalah yang menutupi seluruh rambut dan memanjang hingga menutupi bagian dada.

Namun, di era modern ini, banyak perempuan mengenakan hijab yang tidak sepenuhnya sesuai dengan ketentuan syariah. Berikut adalah beberapa jenis hijab yang dilarang pemakaiannya dalam Islam:

1. Hijab yang Tidak Menutupi Dada
Hijab yang syar’i seharusnya memanjang hingga menutupi dada. Meskipun sudah mengenakan baju, bagian dada perempuan seringkali terlihat menonjol, dan hal ini harus ditutupi dengan hijab yang panjang.

Banyak perempuan juga mengikat hijabnya ke belakang, sehingga bagian dada tetap terlihat, padahal hal tersebut tidak sesuai dengan syariah.

2. Hijab yang Memperlihatkan Leher
Leher termasuk bagian aurat yang harus ditutupi. Namun, banyak perempuan saat ini yang mengenakan hijab hanya dengan menyampirkannya ke pundak, sehingga lehernya tetap terlihat.

Salah satu contohnya adalah hijab turban, yang tidak menutupi leher secara sempurna.

3. Berhijab tapi Rambut Keluar
Hijab berfungsi untuk menutupi seluruh rambut. Banyak perempuan yang membiarkan sebagian rambutnya terlihat keluar dari hijab.

Untuk menjaga agar rambut tetap tertutup rapi, hijab sebaiknya dikencangkan dengan peniti atau jarum.

4. Hijab dengan Punuk Unta (Menonjolkan Bagian Belakang Kepala)
Hijab dengan punuk unta adalah gaya berhijab yang menonjolkan bagian belakang kepala menggunakan konde atau aksesori tambahan.

Gaya ini dilarang dalam Islam karena dianggap berlebihan dalam berhias. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa perempuan yang mengenakan hijab seperti punuk unta tidak akan masuk surga.

5. Hijab yang Tipis dan Tembus Pandang
Hijab harus terbuat dari kain yang tebal agar tidak tembus pandang. Jika hijab terlalu tipis, aurat akan terlihat, dan ini bertentangan dengan syariah.

Jika terpaksa menggunakan hijab tipis, disarankan untuk mengenakan penutup kepala tambahan, seperti ciput ninja.

6. Tidak Menggunakan Ciput, Sehingga Rambut Terlihat
Tanpa ciput, rambut bagian depan sering kali keluar dari hijab dan terlihat. Untuk mencegah hal ini, sebaiknya perempuan memakai ciput di bawah hijab agar penampilan lebih rapi dan aurat tidak terlihat.

Dengan memperhatikan cara berhijab yang sesuai syariah, perempuan muslim dapat menjalankan kewajiban menutup aurat secara benar dan sesuai ajaran agama. (Putri Gesa Yanuarizki)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#menggunakan hijab #Menutup Aurat #ajaran islam #Rasulullah SAW #Batas aurat