Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Wawasan Islami: Doa Para Nabi yang Diabadikan dalam Al-Qur’an

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 29 Oktober 2024 | 22:03 WIB
Ilustrasi seorang muslim yang berdoa di atas perbukitan.
Ilustrasi seorang muslim yang berdoa di atas perbukitan.

RADAR PURWOREJO - Al-Qur’an mengabadikan beberapa doa mustajab yang dipanjatkan para Nabi.

Doa-doa ini tidak hanya memiliki makna spiritual yang dalam.

Namun, juga menjadi contoh bagi umat Islam dalam berdoa.

Berikut beberapa doa mustajab dari para Nabi yang diabadikan dalam Al-Qur’an.

Doa Nabi Adam

“Ya Tuhan Kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami orang-orang yang merugi.” (QS. Al-A’raf ayat 23)

Doa Nabi Nuh

“Dengan (menyebut) nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya! Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Hud ayat 41)

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu untuk memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakikatnya). Kalau Engkau tidak mengampuniku, niscaya aku termasuk orang yang merugi.” (QS. Hud ayat 47)

“Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari kaum yang zalim.” (QS. Al-Mu'minun ayat 28)

“Wahai Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat.” (QS. Al-Mu'minun ayat 29)

“Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) ibu bapakku dan siapapun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang zalim itu selain kehancuran.” (QS. Nuh ayat 28)

Doa Nabi Ibrahim

“Ya Tuhan kami, perkenankanlah (amal) dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada-Mu, (jadikanlah) dari keturunan kami umat yang berserah diri kepada-Mu, tunjukkanlah kepada kami cara-cara melakukan manasik (rangkaian ibadah) haji, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah ayat 127-128)

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami tampakkan. Tidak ada sesuatu apapun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.” (QS. Ibrahim ayat 38)

“Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(-ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa. Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan shalat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. Ya Tuhan kami, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan orang-orang mukmin pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat).” (QS. Ibrahim ayat 39-41)

“Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hukum (ilmu dan hikmah) dan pertemukanlah aku dengan orang-orang saleh. Jadikanlah aku sebagai buah tutur yang baik di kalangan orang-orang (yang datang) kemudian. Jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan.” (QS. Asy-Syu’ara’ ayat 83-85)

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku (keturunan) dari orang-orang yang saleh.” (QS. Ash-Shaffat ayat 100)

“Ya Tuhan kami, hanya Engkau kami berserah diri, hanya Engkau kami bertaubat, dan hanya Engkau kami kembali. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Ampunilah kami, ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Mumtahanah ayat 4-5)

Doa Nabi Hud

“Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak satupun makhluk yang bergerak (di atas bumi) melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya (menguasainya). Sesungguhnya Tuhanku di jalan yang lurus (adil).” (QS. Hud ayat 56)

Doa Nabi Luth

“Wahai Tuhanku, selamatkanlah aku dari keluargaku dari apa yang mereka perbuat.” (QS. Asy-Syu’ara’ ayat 169)

“Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu.” (QS. Al-Ankabut ayat 30)

Doa Nabi Yusuf

“(Wahai Tuhan) pencipta langit dan bumi, Engkaulah pelindungku yang selalu dekat denganku di dunia dan di akhirat. Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku dengan orang-orang saleh.” (QS. Yusuf ayat 101)

Doa Nabi Syu’aib

“Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Hanya kepada Allah kami bertawakal. Wahai Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik.” (QS. Al-A’raf ayat 89)

Doa Nabi Musa

“Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thaha ayat 25-28)

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku.” (QS. Al-Qashash ayat 16)

“Ya Tuhanku, karena nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, (tuntunlah aku) sehingga aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berbuat durhaka.” (QS. Al-Qashash ayat 17)

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan (makanan) yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS. Al-Qashash ayat 24)

Sebab sejarah dan peristiwa tentang perjalanan seorang Nabi tidak diceritakan secara keseluruhan dalam satu surat, seperti Nabi Ibrahim dan Nabi Musa, adakalanya doa seorang Nabi diabadikan dalam beberapa surat terpisah.

Selain doa 8 Nabi di atas, masih ada doa para Nabi yang diabadikan dalam Al-Qur’an, yaitu doa Nabi Ayyub, Nabi Sulaiman, Nabi Yunus, Nabi Zakaria, Nabi Ya’qub, dan Nabi Muhammad SAW. (Ruhana Maysarotul Muwafaqoh)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#doa #nabi #Doa Mustajab #wawasan #Islami #Al-Qur'an