Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Hari Jumat: Momen Spesial untuk Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW dan Meraih Berkah

Winda Atika Ira Puspita • Jumat, 1 November 2024 | 22:18 WIB
Ilustrasi seseorang sedang salat.
Ilustrasi seseorang sedang salat.

RADAR PURWOREJO - Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.

Dikenal sebagai “sayyidul ayyam” atau pemimpin dari semua hari, Jumat membawa banyak keutamaan dan kesempatan bagi umat Muslim untuk menjalankan sunnah-sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW.

Berikut adalah beberapa sunnah yang dapat diamalkan untuk memperkaya ibadah di hari Jumat:

1. Memperbanyak Shalat dan Dzikir
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalat sunnah seperti dhuha, tahiyatul masjid, dan shalat rawatib.

Beliau bersabda, “Tidaklah seorang Muslim mendirikan shalat sunnah, ikhlas karena Allah, sebanyak 12 rakaat selain shalat fardhu, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim).

Selain shalat, memperbanyak dzikir dan membaca Al-Qur’an adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan pada hari yang mulia ini.

2. Mandi dan Memakai Pakaian Terbaik
Dari Abu Qatadah radhiyallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat, maka dia berada dalam keadaan suci hingga Jumat berikutnya.” (HR. Thabrani, Abu Ya’la, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Hakim).

Mandi dan berpakaian rapi pada hari Jumat bukan hanya menunjukkan penghormatan, tetapi juga memberikan kesegaran dan meningkatkan kepercayaan diri saat beribadah.

3. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Di hari Jumat, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam hadisnya, Rasulullah bersabda, “Perbanyaklah kalian untuk bershalawat kepadaku di hari Jumat dan malam Jumat. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sebanyak sepuluh kali.” (HR. Imam Baihaqi).

Shalawat ini bukan hanya memberikan pahala, tetapi juga menunjukkan cinta dan penghormatan kita kepada Nabi.

Baca Juga: Pahami Masalah di Jawa Tengah, Ribuan Relawan Akar Rumput Boyolali Siap Menangkan Luthfi - Taj Yasin

4. Mendengarkan Khutbah dengan Khusyuk
Sunnah lain di hari Jumat adalah mendengarkan khutbah dengan khusyuk. Saat khutbah berlangsung, umat tidak diperbolehkan berbicara.

Rasulullah SAW bersabda, “Jika kamu berkata kepada temanmu, ‘Diamlah’ sementara imam sedang berkhutbah, sungguh ia telah berbuat sia-sia.” (Muttafaqun ‘alaihi).

5. Berdoa di Waktu Mustajab
Jumat dikenal memiliki waktu mustajab untuk berdoa, terutama di antara dua khutbah Jumat.

Syekh Ibnu Hajar al-Haitami menyebutkan, “Sunnah bagi jamaah Jumat adalah menyibukkan diri dengan berdoa saat duduknya khatib di antara dua khutbah, sebab waktu tersebut adalah mustajab.”

Dalam berdoa, lebih baik dilakukan dengan suara pelan agar tidak mengganggu jamaah lain.

Hari Jumat adalah kesempatan emas bagi umat Muslim untuk melaksanakan sunnah-sunnah Rasulullah SAW, memperbanyak ibadah, dan meraih pahala serta keberkahan yang melimpah.

Semoga kita semua dapat menghidupkan sunnah ini dan mendapatkan berkah dari hari yang mulia ini. (Teguh Wicaksono)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#hari jumat #momen spesial #berkah #Sunnah Rasulullah SAW #sunnah rasul