Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Keistimewaan Bulan Rajab dalam Khazanah Islam, Sejarah dan Hikmah Didalamnya

Magang Radar Purworejo • Senin, 22 Desember 2025 | 18:15 WIB
Keistimewaan bulan rajab dalam khazanah Islam.
Keistimewaan bulan rajab dalam khazanah Islam.

RADAR PURWOREJO - Hadir sebagai bulan ketujuh, Rajab membawa bobot kemuliaan tersendiri dalam tradisi Islam.

Bulan ini bukan hanya sarat dengan nilai-nilai spiritual, tetapi juga menjadi saksi bisu berbagai peristiwa sejarah yang mengubah wajah peradaban.

Mari menelusuri sejenak atas makna dan pelajaran berharga yang terkandung dalam bulan mulia ini.

Rajab merupakan salah satu dari keempat bulan haram yang disebutkan dalam Alquran.

Dalam Quran Surat At-Taubah ayat 36:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةًۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ ۝٣٦

Artinya:

"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya, ada empat bulan haram." (QS at-Taubah [9]: 36).


Keempat bulan yang dimaksud dalam ayat di atas telah disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam khutbah haji wada' (perpisahan), tiga bulan berurutan dan satu terpisah.

Tiga yang berurutan adalah Dzulqa’dah, Dzulhijah, dan Muharram. Sedangkan, yang terpisah adalah Rajab. (HR Bukhari dan Muslim).


Menurut Al-Qadhi Abu Ya'la, predikat 'haram' pada bulan ini bukan sekadar label, melainkan memuat dua konsekuensi sakral. Pertama, adalah zona damai di mana segala bentuk pertumpahan darah dilarang mutlak.

Kedua, yakni sebagai momentum spiritual di mana bobot moral dilipatgandakan; dosa terasa lebih berat dan amal saleh menjadi lebih bernilai.

Rajab, yang namanya berakar dari kata rajjaba (mengagungkan), hadir sebagai manifestasi dari penghormatan mendalam yang telah hidup dalam tradisi panjang masyarakat Arab.


Ibnu Hajar al-Asqalani juga menyebutkan, sedikitnya ada delapan belas nama untuk Rajab, di antaranya, al-Asham yang diambil dari kata al-sukut yang artinya diam.

Maksudnya, saat Rajab ini tidak terdengar gemerincing bunyi pedang dalam perang, tidak terdengar desingan tombak, dan juga tidak terdengar jeritan orang yang lari dari perang.

Rajab adalah bulan 'tuli' bagi peperangan; masa di mana gemerincing senjata dan hiruk-pikuk konflik diredam total demi menghormati kesucian waktu.


Rajab dikenal pula sebagai Al-Ashab, karena di bulan inilah pintu-pintu langit terbuka dan rahmat ilahi mengucur deras kepada hamba-Nya.

Kesucian ini dipertegas oleh Imam al-Qurthubi dengan sebutan Munshilul Asinnah, sebuah masa di mana mata panah dan tombak dilepaskan dari gagangnya, menandakan istirahat total dari kekerasan dan peperangan.

Peristiwa Penting di Bulan Rajab


Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sebuah perjalanan lintas dimensi yang menjadi tonggak sejarah iman.

Nabi Muhammad SAW menempuh rute bumi Makkah-Palestina hingga menembus langit ketujuh demi menjemput mandat suci salat lima waktu.

Peristiwa ini bukan sekadar sejarah, melainkan titik awal disyariatkannya ibadah paling utama yang menghubungkan hamba dengan Penciptanya.


Persiapan Hijrah ke Madinah, sejarah mencatat Rajab sebagai masa inkubasi bagi peristiwa monumental Hijrah.

Walau eksekusinya baru terlaksana di Rabiul Awal, rancangan strategi dakwah yang sistematis justru dimulai sejak bulan ini, membuka jalan bagi tegaknya peradaban Islam di Madinah.

Baca Juga: KPK Kembali Lakukan OTT Di Banten, Ini Yang Kesembilan Selama Tahun 2025


Kemenangan Islam dalam perang Tabuk, adalah peperangan antara umat Islam melawan bangsa Romawi yang terjadi pada bulan Rajab tahun 9 Hijriah.

Perang ini terjadi di Tabuk yang terletak di antara Wadil Qura dan Syam.

Bangsa Romawi akhirnya berdamai dan bersedia membayar upeti.

Perang Tabuk sekaligus menjadi perang terakhir yang diikuti Nabi Muhammad SAW.

Hikmah Bulan Rajab


Bulan Ampunan (Istighfar): Dianjurkan memperbanyak istighfar untuk menghapus dosa-dosa lalu.


Bulan Berkah: Amal saleh di bulan ini pahalanya dilipatgandakan.


Persiapan Spiritual: Menjadi jembatan menuju Ramadan, membersihkan jiwa dari maksiat.


Bulan Allah (Syahrullah): Bulan yang mulia dan dikhususkan sebagai bulan Allah.


Bulan Haram: Di dalamnya diharamkan berperang, menekankan kedamaian. (Muhammad Aryo Witjaksono)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Hikmah #sejarah #Bulan Rajab #ayat quran #khazanah islam #keistimewaan