Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Zakat Fitrah, Kewajiban Umat Islam Jelang Hari Raya Idul Fitri, Berikut Bacaan Niat dan Hadist

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 18 Maret 2026 | 14:19 WIB

Ilustrasi Zakat Fitrah.
Ilustrasi Zakat Fitrah.

 

RADAR PURWOREJO - Membayar zakat sudah menjadi kewajiban umat yang memeluk agama Islam.

Membayar zakat bagi mereka yang mampu, merupakan bagian dari rukun Islam yang ke empat.

Waktu zakat dilaksanakan pada akhir Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri atau sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri dengan menyisihkan sebagian hartanya berupa bahan pokok 2,5 kilogram atau liter beras atau uang setara harga tersebut.

Zakat disalurkan kepada sesama yang membutuhkan.

Zakat umumnya dibayarkan kepada panitia di setiap masing-masing masjid kemudian disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, seperti farkir miskin, anak yatim piatu, lansia dan lain-lain.

Kewajiban zakat tertera dalam sebuah hadis Ibnu Umar. R.A.


عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِي اللهُ عَنْهُمَا قَالَ فَرَضَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ وَالذَّكَرِ وَاْلأُنْثَى وَالصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلاَةِ [رواه البخاري]

Diriwayatkan dari Ibnu Umar ia berkata: Rasulullah saw telah mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau gandum atas budak, orang merdeka, laki-laki, wanita, baik kecil maupun besar, dari golongan Islam dan beliau menyuruh membagikannya sebelum orang pergi shalat Id. (HR al Bukhari)

Selain itu berdasarkan Hadits Abdullah Ibn Umar RA

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَضَ زَكَاةَ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ عَلَى كُلِّ نَفْسٍمِنَ الْمُسْلِمِينَ حُرٍّ أَوْ عَبْدٍ أَوْ رَجُلٍ أَوِ امْرَأَةٍ صَغِيرٍ أَوْ كَبِيرٍ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ

Diriwayatkan dari Abdullah Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah saw telah mewajibkan zakat fitri pada bulan Ramadhan atas setiap jiwa orang Muslim, baik merdeka ataupun budak, laki-laki ataupun wanita, kecil ataupun besar, sebanyak satu sha’ kurma atau gandum (HR Muslim)

Zakat Fitrah bukan sekadar menjalankan kewajiban tetapi sarana penyucian diri setelah menjalankan rukun Islam yang ketiga Puasa di bulan Ramadan.

Serta bentuk kepedulian sosial kepada sesama.

Hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan Zakat Fitrah:

1. Beragama Islam
2. Masih hidup
3. Memiliki kelebihan kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri.

Adapun besaran Zakat Fitrah adalah 2,5 kilogram atau liter beras per jiwa, atau bisa juga diganti dnegan makanan pokok setempat.

Serta bisa juga diganti dengan uang senilai bahan pokok tersebut.

Adapun niat zakat yang perlu dipahami bagi umat muslim yang hendak membayar zakat.

1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an nafsi fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an zaujati fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an waladi fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an binti fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

5. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jamii ma yalzimuniy nafaqatuhum syaran fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku.”

6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an (….) fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Adapun Bacaan doa zakat fitrah dalam tulisan latin adalah sebagai berikut:

Ajara kallahu fiima a’thaita, wa baraka laka fiima abqaita, wa ja’alahu laka thuuran.”

Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang telah engkau berikan, memberkahi apa yang masih engkau miliki, dan menjadikannya sebagai penyuci bagimu.” (mel)

 

 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kewajiban Umat Islam #Bacaan Niat dan Hadist #zakat #hari raya idul fitri #zakat fitrah