YOGYAKARTA – Semangat menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin diwujudkan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dengan cara yang unik. Tidak hanya peduli pada sesama manusia, Bidang Kesehatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM DIY menunjukkan kepeduliannya pada kesejahteraan hewan lewat aksi Pemeriksaan Kesehatan Kucing Gratis, Ahad (5/7).
Bertempat di halaman Gedung Muhammadiyah DIJ, Jalan Gedongkuning, Yogyakarta, kegiatan dalam rangka memperingati Hari Zoonosis Sedunia ini menjadi bagian dari kampanye pendekatan One Health—sebuah konsep yang menekankan keterkaitan erat antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
Ketua Bidang Kesehatan DPD IMM DIY Afghan Azka Falah menjelaskan, aksi ini menggandeng Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) DIJ serta lintas akademisi. Mulai dari dokter hewan, mahasiswa Kedokteran Hewan dan Teknologi Veteriner UGM, hingga kader kesehatan lintas kampus seperti Farmasi UGM, UMY, dan UAD.
Baca Juga: Cegah Konsumsif, Penerima Uang Ganti Rugi Tol Jogja-YIA Bakal Dapat Literasi Keuangan
"Ada 60 ekor kucing yang ikut. Seluruhnya mendapatkan layanan general check-up, konsultasi dokter, pemberian obat cacing, obat kutu, suplemen, hingga pengobatan noninvasif," ujar Afghan. Menurutnya, menjaga kesehatan kucing peliharaan sangat penting untuk mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia (zoonosis).
Menariknya, momen ini juga dimanfaatkan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIJ untuk meluncurkan Komunitas Kucing Muhammadiyah bernama KucingMu.
Sebagai pemantik, KucingMu menerbitkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus bagi kucing-kucing yang hadir. Kucing bernama 'Messi' milik Wakil Ketua PWM DIJ, Ridwan Furqoni, sukses menjadi kucing pertama yang resmi mengantongi KTAM Kucing tersebut.
Ketua LDK PWM DIY Ananto Isworo, menyampaikan bahwa KucingMu menjadi ruang baru bagi dakwah Muhammadiyah di ruang publik demi menjangkau komunitas pecinta hewan.
Langkah kreatif ini mendapat apresiasi penuh dari Ridwan Furqoni. Ia berharap hadirnya KucingMu bisa menumbuhkan empati warga Muhammadiyah terhadap seluruh makhluk ciptaan Allah. "Banyak warga Muhammadiyah yang punya hewan peliharaan. Semoga ini bisa menginspirasi lahirnya berbagai komunitas dakwah yang menghadirkan manfaat nyata," pungkasnya.
Editor : Heru Pratomo