Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Bersiwak: Kegiatan Rutin Nabi saat Bangun dari Tidur

Bahana. • Jumat, 2 Februari 2024 | 17:49 WIB

kegiatan bersiwak sesuai yang diajarkan nabi
kegiatan bersiwak sesuai yang diajarkan nabi
RADAR PURWOREJO - Banyak orang yang terbangun dari tidurnya saat malam hari.

Sebagian di antara mereka makan karena lapar atau mencari air minum karena merasakan kehausan setelah berkeringat saat tidur. Sebagian lainnya justru ingin buang air kecil karena kedinginan.

Setelah itu, orang yang bangun di malam hari ada yang beraktivitas hingga pagi, tetapi ada pula yang tidur kembali hingga bangun kedua kalinya sesuai dengan kebiasaan.

Apa yang dilakukan oleh Nabi ketika bangun tidur saat malam hari? Beliau tidak mengisi perutnya dengan makanan, melainkan justru bersiwak.

Seperti dilansir dari nu.or.id, kebiasaan bersiwak merupakan prioritas saat nabi mengawali aktivitasnya di malam hari.

Karena Nabi sudah terbiasa bangun malam, waktu setelah bangun tidur hingga menjelang subuh dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas positif seperti beribadah dengan berbagai bentuknya. 

Waktu malam hingga dini hari merupakan salah satu bagian dalam siklus jam biologis yang erat dengan pembuangan sampah-sampah sisa metabolisme tubuh.

Di saat itulah, kebanyakan orang tidur nyenyak dan tubuh mengeluarkan berbagai racun dari mulut, kulit, nafas, maupun perut.

Apabila seseorang bangun tidur, aroma mulut berubah menjadi tidak sedap.

Salah satu penyebabnya adalah adanya aktivitas bakteri di mulut yang melakukan proses pembusukan terhadap sisa-sisa makanan.

Bakteri itu bersarang di plak gigi dan salah satunya dikenal sebagai Helicobacter pylori


Dari sahabat Hudhaifah ra, Nabi saw bersabda: 

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ يَشُوْصُ فَاهُ بِالسِوَاكِ

Artinya: "Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika terbangun di malam hari, Beliau terus menggosok mulutnya dengan kayu siwak". (HR Bukhari dan Muslim) 

Ketika masyarakat telah terbiasa menggunakan sikat gigi modern dan pasta gigi maka penggunaan siwak tetap memiliki nilai tambah.

Baca Juga: Tidak Putus Asa, Pemkab Purworejo Perhatikan Sekitar Enam Ribu Penyandang Disabilitas

Misalnya bila sikat gigi dan pasta digunakan sebelum berwudhu, maka siwak bisa digunakan setelah berwudhu dan sebelum menunaikan shalat.

Kombinasi ini sangat bermanfaat dan selaras karena siwak juga dapat digunakan tanpa media air.

Dengan menyediakan siwak di kamar tidur, waktu untuk berada di kamar kecil dapat dipersingkat. Risiko terhadap paparan air dingin juga dapat dikurangi dan kebersihan mulut tetap terjaga


Editor : Bahana.
#bangun tidur #nabi #siwak