Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Ada Delapan Aroma yang Kucing Benci: Pet Lovers Harus Paham Agar Kucing Tidak Menjauh

Silviananda Latifah Helen • Rabu, 12 Juni 2024 | 01:10 WIB
TINGGAL BERSAMA: Rejeki Marsudiyani saat memberi makan kucing-kucing liar yang dipelihara di rumahnya. Ia mengaku mendedikasikan hidupnya  untuk merawat dan memelihara kucing. Fahmi Fahriza/Radar Jogja
TINGGAL BERSAMA: Rejeki Marsudiyani saat memberi makan kucing-kucing liar yang dipelihara di rumahnya. Ia mengaku mendedikasikan hidupnya  untuk merawat dan memelihara kucing. Fahmi Fahriza/Radar Jogja

 

 

RADAR PURWOREJO - Kucing memiliki indra penciuman yang sangat sensitif, lebih baik daripada manusia dan anjing. Mereka dapat membedakan bau jauh lebih akurat dan memiliki sekitar 200 hingga 300 juta reseptor bau di saluran hidungnya.

Namun, dengan penciuman yang sensitif, kucing juga membenci aroma-aroma tertentu yang menyengat.

Berikut adalah delapan aroma yang kucing tidak menyukai dan dapat membuat mereka menjauh:

1. Jeruk

Kucing tidak menyukai bau jeruk karena terkait dengan asam sitrat atau senyawa trikarboksilat organik yang terdapat dalam buah jeruk.

Aroma jeruk yang kuat dan asam membuat kucing tidak nyaman dan menghindari area yang memiliki bau tersebut.

2. Lavender

Kucing tidak menyukai bau lavender karena aroma yang dikeluarkan oleh lavender menyengat dan beracun bagi kucing.

Senyawa tidak beracun yang disebut linalool, yang biasanya ditemukan dalam penolak serangga, membuat kucing tidak nyaman dengan aroma lavender.

3. Kayu Putih (Eucalyptus)

Kucing tidak menyukai bau kayu putih karena aroma minyak kayu putih beracun bagi mereka. Minyak kayu putih dapat membuat kucing muntah, diare, mengeluarkan air liur, dan membuat tubuhnya lemas.

4. Kopi

Kucing tidak menyukai bau kopi karena kafein yang terkandung dalam kopi dapat menjadi racun bagi kucing. Kafein dapat menyebabkan kucing mengalami gangguan kesehatan. Kucing juga tidak menyukai bubuk kopi yang di seduh. Oleh karena itu, sebagian besar kucing menghindari bau kopi yang kuat dan menyengat.

5. Pinus atau Cedar

Kucing tidak menyukai pinus atau cedar karena aroma yang dihasilkan oleh kedua tanaman ini terlalu kuat dan menyengat bagi mereka.

Kucing menganggap pinus atau cedar adalah aroma yang terlalu kuat dan mereka sebisa mungkin akan menghindarinya. Aroma pinus dan cedar juga sering kali digunakan untuk mengusir kucing liar saat memasuki rumah.

6. Pisang

Kucing tidak menyukai aroma pisang karena kandungan kalium atau potasium yang tinggi dalam buah tersebut. Zat ini dapat menimbulkan bau tertentu yang hanya dapat dikenali oleh kucing dan hewan berpenciuman kuat lainnya, sehingga kucing membenci aroma buah tersebut.

7. Minyak Esensial

Kucing tidak menyukai aroma minyak esensial karena minyak esensial beracun bagi mereka. Minyak esensial, terutama eucalyptus, dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius, gagal hati, kejang, bahkan kematian pada kucing.

Hati adalah organ yang paling sering dipengaruhi oleh minyak esensial, maka dari itu jika kucing mencium bau minyak esensial akan kabur.

8. Cuka Putih dan Cuka Apel

Kucing tidak menyukai aroma cuka putih dan cuka apel karena aroma yang kuat dapat merangsang indera penciuman mereka dan menutupi aroma makanan di sekitarnya.

Aroma cuka putih yang kuat dapat membuat kucing tidak nyaman dan mengganggu kenyamanan perut mereka.

Aroma - aroma yang tidak disukai kucing tidak baik berada di rumah jika kalian termasuk cat lovers, karena kucing akan jarang di rumah. Bahkan kucing sangat terganggu dengan aroma tersebut.

Jika kalian menaruh kucing di kandang, jangan pernah gunakan aroma yang tidak disukai oleh kucing di sekitar kandang, karena kucing akan sangat tersiksa.

Editor : Heru Pratomo
#Jawa Pos