Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Bahaya Menggunakan Sabun Khusus untuk Area Kewanitaan, Sebaiknya Lakukan Langkah-Langkah Berikut Ini

Nadiva Aiszhabella • Rabu, 12 Juni 2024 | 02:29 WIB
Ilustrasi perempuan asyik bermain gawai.Sumber foto Halodoc
Ilustrasi perempuan asyik bermain gawai.Sumber foto Halodoc

 

 

RADAR PURWOREJO - Apakah Anda tahu bahwa membersihkan area kewanitaan menggunakan cairan khusus untuk menghilangkan bau tidak sedap dapat berbahaya?

Tidak disarankan untuk membersihkan vagina menggunakan cairan khusus untuk menghilangkan bau tak sedap.

Mencuci area kewanitaan menggunakan cairan khusus disebutkan lebih banyak membawa kerugian daripada keuntungan, termasuk risiko fatal.

Ini karena vagina memiliki ekosistem bakteri yang seimbang secara alami, yang membantu menjaga kesehatan dan mencegah infeksi, menurut Mayo Clinic, Selasa (11/6).

Douching atau membersihkan vagina dengan cairan khusus kewanitaan dapat mengganggu keseimbangan ini karena menghilangkan bakteri baik yang diperlukan untuk melawan bakteri jahat.

Akibatnya, kemungkinan terkena infeksi seperti vaginosis bakteri dan jamur dapat meningkat.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita yang sering melakukan douching lebih rentan terhadap infeksi menular seksual (IMS), seperti gonore dan klamidia.

Selain itu, ada hubungan antara douching rutin dan berbagai masalah kesehatan reproduksi, termasuk penyakit radang panggul (PID).

Infeksi PID pada organ reproduksi dapat menyebabkan infertilitas, kehamilan ektopik, dan nyeri panggul kronis.

Bagaimana cara terbaik untuk menggunakan agat untuk merawat vagina?

Jika Anda ingin menjaga kebersihan vagina Anda tanpa mengambil risiko dengan douching, berikut beberapa alternatif yang lebih sehat yang dapat Anda gunakan.

1. Cuci menggunakan air hangat

Untuk membersihkan vagina area luar, gunakan air hangat setiap hari.

2. Hindari menggunakan Sabun Beraroma

Untuk menghindari iritasi, gunakan sabun lembut tanpa pewangi.

3. Mengenakan Pakaian Dalam yang Tepat

Pilih pakaian dalam yang terbuat dari katun agar area kewanitaan tetap bernapas dan menyerap keringat.

4. Berkonsultasi dengan dokter

Segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa.

Editor : Heru Pratomo
#area kewanitaan #ims #cairan khusus #infeksi #bau tak sedap #vagina #kesehatan repoduksi