RADAR PURWOREJO - Fenomena orang-orang dewasa yang mengumpulkan mainan, seperti labubu atau gantungan kunci, action figur dengan jumlah dan harga yang tidak main-main.
Fenomena ini disebut dengan kidult atau kidulting.
Istilah kidult merupakan kombinasi dari kata 'kid' dan 'adult'.
Fenomena ini merujuk kepada orang dewasa yang terlibat dalam aktivitas yang biasanya dilakukan oleh anak-anak.
Baca Juga: Janji Manis Normalisasi Belum Terealisasi, Petani Jono Sragen Bongkar Saluran Irigasi
Dalam konteks psikologis, kidulting bisa dianggap sebagai sebagai cara untuk menghadapi dan mengatasi tekanan pada umur dewasa ini.
Misalnya saat orang sedang mengalami stress atau tekanan, banyak orang yang mencari pelarian dengan melakukan kegiatan yang mengingatkan mereka tentang masa lalunya, misal menonton kartun, menonton animasi kartun, atau mengoleksi mainan-mainan.
Menurut Journal of Psychology, aktivitas yang mengingatkan tentang masa lalu mampu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Berikut beberapa manfaat kidulting;
1. Mengurangi stres dan kecemasan
2. Memberi rasa nyaman dan nostalgia positif
3. Memperbaiki mood dan fokus
4. Meningkatkan kreativitas dan imajinasi
Baca Juga: Duh…Dua Desa di Sragen Bersitegang; Kades Gawan Sesalkan Aksi Sepihak Petani Jono Bongkar Irigasi
Tidak ada salahnya kita menikmati kembali aktivitas yang kita sukai di masa kecil, asalkan dilakukan dengan proporsi yang tepat.
Dengan melakukan kidulting sesuai dengan porsinya, kita bisa merasakan kebahagiaan masa lalu sambil tetap menjalani kehidupan dewasa seperti semestinya. (Nauralya Dhiya Isshafa)
Editor : Meitika Candra Lantiva