Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Fenomena Kildulting, Ketika Orang Dewasa Kembali Bermain Mainan

Magang Radar Purworejo • Senin, 6 April 2026 | 14:34 WIB
Ilustrasi fenomena kildulting. (liverpoolecho.co.uk)
Ilustrasi fenomena kildulting. (liverpoolecho.co.uk)

 

RADAR PURWOREJO - Fenomena orang-orang dewasa yang mengumpulkan mainan, seperti labubu atau gantungan kunci, action figur dengan jumlah dan harga yang tidak main-main.

Fenomena ini disebut dengan kidult atau kidulting.

Istilah kidult merupakan kombinasi dari kata 'kid' dan 'adult'.

Fenomena ini merujuk kepada orang dewasa yang terlibat dalam aktivitas yang biasanya dilakukan oleh anak-anak. 

Baca Juga: Janji Manis Normalisasi Belum Terealisasi, Petani Jono Sragen Bongkar Saluran Irigasi

Dalam konteks psikologis, kidulting bisa dianggap sebagai sebagai cara untuk menghadapi dan mengatasi tekanan pada umur dewasa ini.

Misalnya saat orang sedang mengalami stress atau tekanan, banyak orang yang mencari pelarian dengan melakukan kegiatan yang mengingatkan mereka tentang masa lalunya, misal menonton kartun, menonton animasi kartun, atau mengoleksi mainan-mainan.

Fenomena  kidulting. (Pinterest)
Fenomena kidulting. (Pinterest)

Menurut Journal of Psychology, aktivitas yang mengingatkan tentang masa lalu mampu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Berikut beberapa manfaat kidulting;

1. Mengurangi stres dan kecemasan
2. Memberi rasa nyaman dan nostalgia positif
3. Memperbaiki mood dan fokus
4. Meningkatkan kreativitas dan imajinasi

Baca Juga: Duh…Dua Desa di Sragen Bersitegang; Kades Gawan Sesalkan Aksi Sepihak Petani Jono Bongkar Irigasi

Tidak ada salahnya kita menikmati kembali aktivitas yang kita sukai di masa kecil, asalkan dilakukan dengan proporsi yang tepat.

Dengan melakukan kidulting sesuai dengan porsinya, kita bisa merasakan kebahagiaan masa lalu sambil tetap menjalani kehidupan dewasa seperti semestinya. (Nauralya Dhiya Isshafa)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#fenomena kilduting #Orang Dewasa Kembali Bermain Mainan #mengumpulkan mainan #manfaat kidulting #psikologis