RADAR PURWOREJO - Pada ruang bedah modern, seragam yang dikenakan dokter bedah biasanya berwarna hijau atau biru kehijauan.
Warna ini dipilih atas dasar pertimbangan ilmiah, bukan sekadar nilai estetika saja.
Awalnya, para dokter bedah menggunakan pakaian serba putih sama seperti pakaian medis pada umumnya, karena warna tersebut melambangkan kebersihan dan sterilitas.
Namun seiring kemajuan dunia medis, para ahli menyadari bahwa warna putih ternyata dapat menimbulkan masalah selama proses operasi berlangsung.
Baca Juga: Gandeng SMK Muhammadiyah Sampang Cilacap, Astra Motor Yogyakarta Tanamkan Budaya #Cari_Aman
Secara sains, hijau merupakan warna yang berlawanan dengan merah dalam spektrum cahaya.
Merah berada pada panjang gelombang sekitar 620–750 nm, sedangkan hijau berada di kisaran 495–570 nm.
Maka penggunaan warna hijau mampu membantu menetralkan dominasi warna merah yang sangat sering dilihat oleh dokter bedah selama operasi.
Ketika dokter terlalu lama melihat warna merah, misalnya pada darah atau jaringan tubuh, dapat menimbulkan efek afterimage pada mata dokter.
Baca Juga: Dispertapa Kulon Progo Upayakan Danais untuk Program Listrik Masuk Sawah
Efek ini berupa bayangan kehijauan atau gelap yang mengacaukan pandangan.
Apabila dokter memakai pakaian putih, bayangan tersebut akan semakin tampak lebih jelas dan membuat konsentrasi terganggu.
Warna hijau membuat penglihatan dokter tetap stabil, memberikan rasa nyaman pada mata, serta menekan risiko kelelahan visual selama proses operasi yang berlangsung lama.
Selain itu, warna hijau mampu menghadirkan suasana yang lebih tenang dan membantu meredakan stres di ruang operasi.
Baca Juga: Terus Konsisten Berikan Edukasi Berkendara Astra Motor Yogyakarta Sambangi SMKN 1 Purworejo
Tak hanya bermanfaat secara teknis dalam dunia medis, seragam operasi berwarna hijau juga memberikan efek psikologis yang positif.
Seperti rasa tenang bagi dokter dan pasien, memperkuat kesan profesional, dan menghadirkan atmosfer kerja yang lebih ilmiah. (Desfina Citra)
Editor : Meitika Candra Lantiva