RADAR PURWOREJO - Bagi sebagian besar masyarakat urban, kopi biasanya langsung menjadi pilihan utama yang melintas di pikiran.
Namun, belakangan ini popularitas matcha makin melejit.
Jika parameternya adalah takaran saji standar (per cangkir), kopi adalah pemenangnya. Berdasarkan data dari US Food and Drug Administration (FDA) dan berbagai riset kesehatan, satu cangkir kopi hitam mengandung sekitar 95 hingga 200 mg kafein tergantung pada jenis biji kopi dan metode seduhnya.
Sedangkan satu cangkir matcha mengandung sekitar 38 hingga 88 mg kafein.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Kopi memberikan pasokan kafein dua kali lipat lebih banyak daripada matcha.
Jika kita menghitung kafein berdasarkan berat kering per gram bahan baku, daun matcha sebenarnya memiliki konsentrasi kafein yang sangat tinggi karena tanaman tehnya sengaja diteduhkan sebelum dipanen.
Hanya saja, saat disajikan menjadi minuman, porsi bubuk matcha yang digunakan jauh lebih sedikit dibanding bubuk kopi yang butuh belasan gram.
Meskipun kafein kopi lebih tinggi, tubuh kita menyerapnya dengan sangat agresif.
Kafein kopi langsung menyelinap ke aliran darah hanya dalam waktu 15 menit.
Efeknya instan yakni pandangan langsung fokus.
Baca Juga: Eksplorasi Jalur 1,8 Kilometer, Lightscape 2026 Padukan Teknologi AI Cahaya dan Konservasi Alam
Sayangnya, setelah beberapa jam dapat berisiko mengalami caffeine crash, kondisi saat energi mendadak merosot tajam dan memicu rasa kantuk baru.
Di sisi lain, matcha punya senjata rahasia bernama L-teanin.
Ini adalah senyawa yang berfungsi menciptakan efek relaksasi di otak tanpa menyebabkan mengantuk.
L-teanin bekerja sama dengan kafein untuk memperlambat proses penyerapan energi di dalam tubuh.
Hasilnya, energi dari matcha dilepaskan secara bertahap selama 4 hingga 6 jam.
Kedua minuman ini sama-sama sehat dan kaya akan antioksidan, jadi pilihan terbaiknya bergantung pada kebutuhan.
• Pilih Kopi jika butuh energi instan di pagi hari untuk mengusir kantuk berat, atau butuh stimulan cepat sebelum berolahraga berat.
• Pilih Matcha jika memiliki lambung yang sensitif, sering merasa cemas karena kafein, atau membutuhkan konsentrasi jangka panjang tanpa gangguan rasa gelisah.
Batasan aman konsumsi kafein untuk orang dewasa sehat adalah 400 mg per hari. Jadi, baik itu kopi maupun matcha, pastikan menikmatinya dalam batas wajar.