Bukan Sekadar Kicauan, Belajar Bahasa Rahasia Burung Peliharaan

As Syifa Dzihni Nafisa • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB
Burung Lovebird yang kerap dijadikan peliharaan oleh pecinta burung. (Sumber: Pexels)
Burung Lovebird yang kerap dijadikan peliharaan oleh pecinta burung. (Sumber: Pexels)

 

RADAR PURWOREJO - Pernahkah saat sedang santai, tiba-tiba burung kesayangan di dalam kandang mendadak mengepakkan sayap lebar-lebar, memiringkan kepala, atau menggeretakkan paruh? 

Bagi para pecinta unggas, momen-momen seperti ini kerap mengundang senyum sekaligus rasa penasaran.

Banyak orang yang refleks berpikir bahwa burung yang bersuara atau bergerak lincah selalu menandakan rasa bahagia.

Padahal, sama seperti hewan peliharaan lainnya, burung memiliki bahasa tubuh dan vokalisasi yang sangat kompleks. 

Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Ajak Nikmati Keseruan Malam Hari Bareng Honda Genio

Salah satu cara paling mudah untuk membaca suasana hati burung adalah melalui gerakan ekor.

Saat burung mengibaskan ekor singkat ke kiri dan ke kanan, itu adalah tanda bahwa mereka sedang merasa gembira, rileks, dan antusias menyambut kehadiran orang di sekitarnya. 

Namun, perlu waspada jika melihat ekor bergerak naik-turun secara terus-menerus mengimbangi napas saat sedang diam, karena hal itu bisa menjadi sinyal bahwa si burung sedang mengalami masalah pernapasan atau merasa kurang sehat. 

Selain ekor, tatapan miring dengan satu mata yang sering dilakukan juga bukan tanda kebingungan.

Karena letak mata burung berada di sisi samping kepala, memiringkan kepala adalah cara terbaik mereka untuk mengamati hal-hal baru atau lingkungan sekitar dengan penglihatan monokular yang jauh lebih fokus dan detail.

Baca Juga: 35 Bikers Honda ADV 160 Jelajahi Pantai Selatan Bantul dalam Petualangan Malam Penuh Misteri

Isyarat menarik lainnya bisa diamati ketika suasana sekitar mulai tenang menjelang malam. Jika terdengar suara berderit halus akibat gestur menggeretakkan paruh atas dan bawah secara perlahan, hati bisa merasa lega.

Suara ini menandakan bahwa burung berada dalam kondisi sangat aman, rileks, dan siap untuk tidur nyenyak. 

Sebaliknya, perhatian ekstra perlu diberikan ketika burung mendadak mengembungkan seluruh bulu. Apabila burung mengembang sebentar lalu mengibaskan badan untuk merapikan bulu, itu hanyalah cara mereka melakukan peregangan. 

Namun, jika burung duduk pasif di sudut kandang dengan bulu mengembang dalam waktu yang lama, ini adalah sinyal klasik bahwa ia sedang kedinginan atau merasa tidak fit.

Baca Juga: Karhutla Hebat Melanda Jatiroto Wonogiri, 300 Hektare Hutan Pinus Perhutani Dilalap Api

Burung merupakan hewan sosial yang sangat peka terhadap energi serta lingkungan di sekitarnya.

Tidak perlu terburu-buru memaksakan interaksi fisik jika si burung belum siap.

Cukup luangkan waktu setiap hari untuk duduk santai di dekat kandang sambil mengajak mengobrol dengan nada suara yang lembut. 

Seiring berjalannya waktu, setiap respons kecil mereka akan semakin mudah dipahami, dan si manis berbulu ini pun akan merasa semakin nyaman menjadikan pemiliknya sebagai teman sejati. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
burung peliharaan rahasia burung burung kicau Belajar Bahasa Rahasia Burung Peliharaan