Sering Terlewat, Berapa Lama Air Galon Boleh Dikonsumsi?

As Syifa Dzihni Nafisa • Dipublikasikan Jumat, 23 Oktober 2026 | 11:35 WIB
Air galon bermerek yang sudah melewati proses sterilisasi memiliki masa konsumsi ideal sekitar satu hingga dua minggu. (Sumber: Unsplash)
Air galon bermerek yang sudah melewati proses sterilisasi memiliki masa konsumsi ideal sekitar satu hingga dua minggu. (Sumber: Unsplash)

 

RADAR PURWOREJO - Air minum dalam kemasan galon merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat untuk memenuhi asupan cairan harian. 

Meskipun air putih tidak memiliki tanggal kedaluwarsa seperti makanan olahan, kualitas air galon dapat mengalami penurunan setelah segel kemasannya dibuka. 

Lamanya daya tahan air galon sangat bergantung pada jenis air yang digunakan serta bagaimana cara penyimpanan dan penggunaannya sehari-hari.

Untuk air galon bermerek dari pabrikan yang sudah melewati proses sterilisasi ketat, masa konsumsi ideal setelah segel dibuka adalah sekitar satu hingga dua minggu. 

Baca Juga: Kebakaran Hebat Gudang Ban Bekas di Mojokerto, Asap Hitam Membubung, 24 Petugas Berjibaku Semalaman

Walaupun dalam kondisi tertentu air tersebut masih dapat bertahan hingga satu bulan, kualitas rasa dan kesegarannya perlahan akan berubah. 

Sementara itu, untuk air galon dari depot isi ulang biasa, batas waktu konsumsi yang disarankan jauh lebih singkat, yaitu sekitar tiga hingga lima hari. 

Hal ini disebabkan oleh variasi standar pembersihan pada depot yang membuat risiko pertumbuhan mikroorganisme menjadi lebih cepat setelah kemasan terbuka.

Penyebab utama penurunan kualitas air galon bukan karena air itu sendiri yang membusuk, tetapi akibat adanya kontaminasi dari lingkungan sekitar.

Baca Juga: Geger! Jasad Perempuan Hanya Mengenakan Pakaian Dalam Ditemukan di Pantai Krakal Gunungkidul

Setiap kali air dialirkan keluar, udara dari luar akan masuk membawa debu dan mikroba. 

Selain itu, paparan sinar matahari langsung juga dapat merangsang pertumbuhan lumut pada dinding dalam galon.

Komponen pendukung seperti keran dispenser, selang pompa elektrik, atau corong penampung yang jarang dibersihkan juga sering menjadi media berkembang biaknya bakteri yang dapat mencemari air.

Oleh karena itu, selalu perhatikan kebersihan perangkat pendukung yang digunakan. 

Baca Juga: Langganan Pamsimas, saat Kemarau Warga di Girimulyo, Kulon Progo Ngangsu Banyu di Sendang

Membersihkan leher galon dengan tisu steril sebelum dipasang, serta mencuci interior dispenser secara berkala minimal dua minggu sekali, sangat efektif dalam menjaga kualitas air. 

Meletakkan galon di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari paparan sinar matahari maupun bahan kimia berbau menyengat juga menjadi langkah penting agar air tetap aman, segar, dan menyehatkan untuk dikonsumsi seluruh anggota keluarga. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
air galon air minum kemasan daya tahan air galon konsumsi air galon air minum