Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

PR Kota Magelang untuk Mencapai Kota Sehat, Harus Mampu Penuhi Sembilan Tatanan dengan 150 Indikator

Naila Nihayah • Rabu, 20 Maret 2024 | 16:45 WIB
BANGUNAN LAWAS: Begini potret gedung bangunan UGM Cabang Magelang yang saat ini dipenuhi dengan semak belukar dan ilalang.NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA
BANGUNAN LAWAS: Begini potret gedung bangunan UGM Cabang Magelang yang saat ini dipenuhi dengan semak belukar dan ilalang.NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA

 

RADAR PURWOREJO - Capaian Kota Sehat ini merupakan upaya berkelanjutan untuk menciptakan masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Termasuk upaya pemerintah daerah memberikan dalam pelayanan terbaik bagi masyarakatnya.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang Istikomah menjelaskan, Kota Sehat artinya tercapainya kondisi kabupaten/kota untuk hidup dengan bersih, nyaman, aman, dan sehat. "Sehingga dapat dihuni dan sebagai tempat bekerja bagi masyarakatnya," ungkapnya, Senin (18/3).

 

Hanya saja, program-program kesehatan dan sektor lain harus terlaksana dengan baik. Setidaknya ada sembilan tatanan yang dinilai dengan 150 indikator untuk menuju KKS. 

 Baca Juga: Mengenal Makanan Tradisional asal Jepang Natto yang Punya Banyak Manfaat bagi Kesehatan

Tatanan tersebut antara lain kehidupan masyarakat sehat mandiri (28 indikator), permukiman dan fasilitas umum (26 indikator), dan satuan pendidikan (11 indikator). Kemudian, pasar (12 indikator) serta perkantoran dan perindustrian (14 indikator).

 

Kemudian, pariwisata (13 indikator), transportasi dan tertib lalu lintas (16 indikator), perlindungan sosial (19 indikator), serta penanggulangan bencana (11 indikator).

"Penerapan tatanan dan kegiatan harus saling terintegrasi. Dan disepakati masyarakat serta pemerintah daerah," bebernya.

 

Sementara itu, Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz mengutarakan, sudah banyak kabupaten/kota yang menjadi penyelenggara Kota Sehat. "Maka perlu ditegaskan lagi komitmen seluruh stakeholder. Termasuk pariwisata, pendidikan, lalu lintasnya juga sehat," kata Aziz.

 Baca Juga: Alhamdulillah Cair, Kades dan Honorer di Kebumen Bakal Terima THR

Menurutnya, Kota Sehat tidak hanya soal kesehatan fisik masyarakat. Tapi juga kesiapan fasilitas yang mendukung budaya sehat di tempat wisata, perindustrian, hingga perdaganannya.

 

Hanya saja, Aziz tidak menampik, sektor perindustrian dan perdagangan di Kota Magelang perlu ditata kembali. "Di Kota Magelang, perindustrian dan perdagangan dirasa harus ditingkatkan lagi. Kemudian wisatanya," paparnya.

 

Dia menilai, pemkot akan mendapat banyak dampak positif dari terwujudnya Kota Sehat. Seperti derajat kesehatan masyarakat meningkat. Nantinya, Kota Magelang juga akan menjadi kota yang dilirik wisatawan untuk disinggahi.

 Baca Juga: Banjir di Demak Juga Menggenangi Kompleks Makam Sunan Kali Jaga tapi Peziarah Tetap Berdatangan

Selain derajat kesehatan masyarakat meningkat, Kota Magelang juga akan menjadi kota yang dilirik wisatawan karena kenyamanannya untuk disinggahi. "Saya juga mendorong semua pihak untuk nyawiji, dalam nyengkuyung upaya mewujudkan Kota Sehat," tandasnya. (aya)

 

Editor : Heru Pratomo
#Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz #indikator #Kota Magelang #Kota Sehat