RADAR PURWOREJO - Animo masyarakat atau tren kunjungan wisatawan selama libur lebaran ke Kabupaten Magelang cenderung menurun dibanding tahun lalu. Mulai dari Candi Borobudur, Nepal Van Java, Ketep Pass, Negeri Kahyangan, dan lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang Mulyanto tidak menampik, jumlah kunjungan di hampir semua daya tarik wisata (DTW) mengalami penurunan saat libur Lebaran. Selama 10 hingga 15 April, jumlah kunjungan di seluruh DTW mencapai 113.646 wisatawan.
Dari jumlah itu, 111.273 merupakan wisatawan domestik dan 2.373 wisatawan mancanegara. Namun, kata dia, masih ada sejumlah DTW yang belum memberikan data keseluruhan jumlah kunjungan selama masa libur Lebaran.
Sedangkan tahun lalu, ada sekitar 150 ribu wisatawan yang berkunjung ke DTW di Kabupaten Magelang. "Tahun ini, tren kunjungan memang menurun dibanding tahun lalu," katanya kepada Radar Jogja, Selasa (16/4).
Mulyanto menilai, ada beberapa faktor yang memengaruhi tingkat kunjungan DTW di Kabupaten Magelang. Satu di antaranya, ada kejenuhan sehingga minat masyarakat untuk berwisata semakin menurun.
Ketua Forum DTW Magelang Edwar Alfian mengakui, tingkat kunjungan di sejumlah destinasi wisata kurang menggairahkan. "Hampir semua DTW mengeluh (jumlah kunjungan) menurun (dibanding tahun lalu). Ada yang (turun) 50 persen, bahkan lebih," bebernya.
Seperti halnya di Ketep Pass. Dibanding tahun lalu, jumlah kunjungan tahun ini sedikit mengalami penurunan. Namun, tidak begitu signifikan. Masih menjadi destinasi wisata alam yang diburu wisatawan.
Satu faktornya karena hujan yang sejak hari pertama Lebaran mengguyur wilayah Ketep Pass. Hal itu praktis membuat minat wisatawan untuk berkunjung, turun. Pada hari pertama Lebaran, Ketep Pass dikunjungi sekitar 700 wisatawan.
Dihubungi terpisah, Kepala Dusun Butuh Lilik Setyawan mengutarakan, tiga hari sebelum dan setelah Idul Fitri, destinasi wisata alam Nepal Van Java memang tidak membuka pelayanan untuk wisatawan. Pelayanan baru dibuka kembali pada Sabtu (13/4).
Meski tidak ada pelayanan, kata dia, banyak masyarakat yang tetap datang ke Nepal Van Java di Dusun Butuh, Temanggung, Kaliangkrik. "Setiap tahun, memang pelayanannya libur (tiga hari sebelum dan setelah Lebaran). Karena melestarikan tradisi masyarakat berkunjung ke tetangga," katanya.(aya/pra)
Editor : Satria Pradika