Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Wujud Syukur dan Upaya Lestarikan Budaya Gerebek Getuk dan Palawija Semarakkan HUT ke-1.118 Kota Magelang

Din Miftahudin • Senin, 29 April 2024 | 15:00 WIB
SEMARAK: Usai diberi aba-aba, warga berebut gunungan getuk dan palawija di Alun-Alun Kota Magelang, kemarin (28/4).
SEMARAK: Usai diberi aba-aba, warga berebut gunungan getuk dan palawija di Alun-Alun Kota Magelang, kemarin (28/4).

 

 

 

RADAR PURWOREJO - Ribuan warga dari berbagai daerah tumpah ruah di Alun-Alun Magelang, kemarin (28/4).

Mereka antusias menyaksikan serangkaian kegiatan gerebek getuk yang diadakan dalam rangka Hari Jadi ke-1.118 Kota Magelang.


Ada satu gunungan getuk besar dan empat gunungan kecil menjadi ikon utama tradisi ini. Satu gunungan besar itu melambangkan Gunung Tidar yang menjadi pakuning tanah Jawa.

 

Serta empat gunungan kecil sebagai lambang Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing yang mengelilingi Gunung Tidar.


Getuk merupakan panganan yang terbuat dari singkong khas kota ini. Itulah mengapa Kota Magelang mendapat julukan sebagai Kota Getuk.

Selain itu, ada 17 gunungan palawija dari masing-masing kelurahan sebagai lambang kesuburan.


Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz mengutarakan, gerebek getuk ini menjadi bagian dari nguri-uri budaya.

"Sebagai upaya untuk mengingat sejarah dan memperlihatkan kepada warga luar (Kota Magelang) bahwa kita punya sebuah acara yang mempertahankan budaya," ujarnya, Minggu (28/4).


Gerebek getuk ini, bakal tetap diadakan setiap tahun. Terlebih, getuk menjadi julukan Kota Magelang yang sudah diperoleh sejak lama.

Dia berharap, dengan adanya gerebek getuk ini menjadi upaya untuk promosi wisata.(aya/din)

Editor : Satria Pradika
#merapi #Alun-alun Kota Magelang #Gunung Tidar #SINDORO #Sumbing #Lestarikan Budaya #Muchamad Nur Aziz #Gerebek Getuk #palawija #hari jadi #merbabu #Gunungan getuk raksasa