Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pendaki Terperosok Jurang 150 Meter di Gunung Andong, Dievakuasi Tiga Jam, Muhammad Malik Atha Ditemukan Selamat

Din Miftahudin • Senin, 13 Mei 2024 | 14:00 WIB
EVAKUASI: Tim gabungan berhasil mengevakuasi pendaki yang jatuh ke dalam jurang di Gunung Andong, Minggu (12/5).Tim Basarnas Unit Borobudur
EVAKUASI: Tim gabungan berhasil mengevakuasi pendaki yang jatuh ke dalam jurang di Gunung Andong, Minggu (12/5).Tim Basarnas Unit Borobudur

 

RADAR PURWOREJO - Seorang pendaki bernama Muhammad Malik Atha, 20 warga Kendal terjatuh ke dalam jurang di Gunung Andong, Minggu (12/5). Proses evakuasi menghabiskan waktu kurang lebih tiga jam karena keterbatasan alat dan medan.


Danru Basarnas Unit Borobudur Alfian Nugroho menjelaskan, pihaknya mendapat informasi tersebut sekitar pukul 06.30. Tim gabungan segera menuju lokasi untuk mengevakuasi korban. "Korban jatuh ke jurang di pinggir jalur (pendakian), dengan kedalaman kurang lebih 150 meter," ujarnya di lokasi.


Selama proses evakuasi, tim gabungan sempat kesulitan untuk menjangkau korban. Mengingat medan yang cukup sulit dan alat yang kurang lengkap. Beruntung, korban dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi.


Alfian menyebut, proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar tiga jam. "Sebetulnya kami bisa menjangkau korban dengan mudah. Tapi, untuk proses menaikkan korban, kami cukup kesulitan karena curam. Sehingga agak memperlambat kami," bebernya.


Korban pun selamat dan segera dibawa ke RSUD Salatiha. Namun, ada beberapa luka di tubuhnya. Termasuk patah tulang kaki bagian kiri dan lecet di tangan, wajah, serta punggung.


Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Pagergunung Muhlisin mengutarakan, korban bersama lima temannya hendak turun dari puncak alap-alap arah jalur jembatan setan. Karena jalur tersebut cukup menantang, tiba-tiba korban terjerembab dan diperkirakan terjerat rumput alang-alang.


Kondisi itulah yang membuat korban terperosok ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 150 meter. "Laporan yang kami terima, sekitar pukul 06.30. Dari teman-temannya yang menyampaikan (kepada kami) bahwa Atha terjatuh (ke dalam jurang)," ungkapnya.


Saat proses evakuasi, dia tidak menampik, sempat terjadi kendala. Selain medan jurang yang curam, berat badan korban juga menjadi satu kendala. Sebab, beratnya kurang lebih mencapai 100 kilogram. Bahkan, untuk membuatnya bisa naik, harus ditarik sekitar 25 orang dan penuh kehati-hatian.


Beruntung, korban berhasil dievakuasi pukul 11.40 dan dibawa turun melalui jalur pendakian via Sawit. "Alhamdulillah (posisi korban) tidak terlalu ke bawah. Dia hanya di tengah (jurang) dan bersandar ke pohon. Kalau bablas (ke bagian bawah jurang), pasti lebih sulit," kata dia.

Muhlisin menuturkan, korban lantas dibawa ke RSUD Salatiga untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Atas kejadian tersebut, korban mengalami patah tulang sebelah kiri, lecet di tangan, punggung memar, serta muka agak lebam.Dia menambahkan, setiap pendaki yang mengalami kecelakaan di lokasi pendakian, praktis akan mendapat asuransi. Termasuk biaya perawatan dari korban. (aya/din)

Editor : Satria Pradika
#pendakian #Pendaki Terperosok Jurang #Gunung Andong #KRPH #RSUD Salatiha #Borobudur