Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Permintaan Polres Trafic Light Simpang Canguk Hanya Berkedip Kuning

Heru Pratomo • Selasa, 14 Mei 2024 | 02:45 WIB
RAMAI: Banyak kendaraan dari berbagai arah yang hendak melintas, namun terlihat semrawut karena lampu lalu lintasnya mati. 
RAMAI: Banyak kendaraan dari berbagai arah yang hendak melintas, namun terlihat semrawut karena lampu lalu lintasnya mati. 

RADAR PURWOREJO - Proyek pembangunan flyover (jalan layang) dan semi underpass di Simpang Canguk terus dikebut. Hanya saja, pembangunannya praktis berdampak pada pengendara yang hendak melintas. Karena mulut simpang mulai menyempit dan traffic light sudah mati hampir dua minggu ini.

Berdasarkan pantauan, traffic light di setiap jalur hanya menyala warna kuning. Itu berarti pengendara diminta berhati-hati. Kendaraan yang melintas dari arah Jogja ke Magelang maupun sebaliknya, tampak berlomba-lomba untuk mendapatkan jalur aman. Begitu pula dengan dari arah Tegalrejo menuju Magelang dan sebaliknya.

Namun, tidak ada personel dari kepolisian yang mengatur arus lalu lintas. Karena di lokasi hanya ada warga yang secara sukarela turut mengatur lalu lintas. Jika tidak, praktis akan semakin crowded. Apalagi di jam-jam rawan saat siang, pulang kantor, hingga malam hari.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi mengutarakan, saat tahap awal pembangunan proyek berjalan, terjadi antrean memanjang di masing-masing traffic light. "Terutama dari arah utara (Semarang) maupun selatan (Jogja)," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (13/5).

Begitu proses pengerjaan konstruksi flyover dimulai, ada beberapa kajian yang berpotensi terjadi kemacetan tinggi. Lantaran mulut simpang jalan dari utara maupun selatan semakin menyempit. Yang semula dua lajur, menjadi satu lajur. Sementara jalur baru dari Tegalrejo menuju Jogja belum selesai.

Selain itu, jalur baru dari arah Tegalrejo ke Semarang juga belum berfungsi. "Sehingga kami menentukan kebijakan itu untuk sementara (traffic light) di-flashing. Itu juga permintaan dari Satlantas Polres Magelang Kota," sebut Candra.

Candra menuturkan, pengaturan arus lalu lintas itu menjadi kebijakan dari Satlantas Polres Magelang. "(Traffic light) itu tidak akan dihidupkan lagi (seperti semula). Karena sudah mulai pengerjaan konstruksi (flyover). Justru nanti traffic light-nya akan kami pindah ke semi underpass-nya," katanya.

Kapolres Magelang Kota AKBP Herlina menuturkan, pengaturan arus lalu lintas memang menjadi kewenangan polisi. Beberapa anggota polres akan ditempatkan di sana.  Di Simpang Canguk sudah ada pos polisi. Saat disinggung soal traffic light yang mati, hal itu disinyalir tidak akan membuat crowded. "Lho nanti malah semrawut nek nggak dimatikno (dimatikan). Jadi manual saja," sambungnya.

Warga Tegalrejo Ika Fitriana, 40 menyebut, setiap harinya melewati kawasan tersebut. Baik saat berangkat maupun pulang kerja. Proses pembangunan tersebut jelas membuatnya kebingungan untuk mencari celah agar tidak terjebak macet.

Traffic light dimatikan itu, kata dia, memang bisa mengurai antrean panjang kendaraan. Hanya saja, memang harus ekstra berhati-hati saat melintas. "Kalau siang, berdebu dan panas. Sore (pulang), dari arah terminal macet, harus mencari celah karena banyak kendaraan. Apalagi nggak ada polisi yang mengatur arus lalu lintas," lontarnya. (aya/pra)

Editor : Satria Pradika
#Simpang Canguk #trafic light #pembangunan flyover