Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Usai Kelulusan Corat-coret Baju dan Konvoi Ganggu Lalu Lintas, Berakhir Sungkem dengan Orang Tua

Heru Pratomo • Rabu, 15 Mei 2024 | 17:30 WIB

SUNGKEMAN: Enam pelajar SMP yang kedapatan melakukan konvoi, dipanggil ke Polsek Mungkid bersama orang tua dan pihak sekolah.
SUNGKEMAN: Enam pelajar SMP yang kedapatan melakukan konvoi, dipanggil ke Polsek Mungkid bersama orang tua dan pihak sekolah.
 

 

RADAR PURWOREJO - Enam pelajar sebuah SMP di Kecamatan Salam, melakukan konvoi sepeda motor dan mencorat-coret baju sekolah. Mereka diciduk polisi saat berada di sekitar jembatan Sungai Elo, Mendut, Mungkid pada Selasa (14/5) sekitar pukul 12.30.

Selain menangkap enam pelajar, petugas juga mengamankan tiga unit sepeda motor yang digunakan untuk berkonvoi. Di antaranya Honda Beat nopol AA 3432 XT warna hitam, Honda Scoopy nopol AA 3731 IT warna silver, dan Honda Beat nopol AB 6782 RU warna putih.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Mustofa menuturkan, pihaknya akan menindak tegas terhadap aksi konvoi kendaraan. Termasuk konvoi euforia kelulusan. Karena selain mengganggu lalu lintas, aksi konvoi dengan kendaraan bermotor sangat membahayakan diri dan orang lain.

"Terlebih disertai dengan aksi corat-coret baju seragam sekolah, yang jelas itu bukan budaya Indonesia," tegas Mustofa, Selasa (14/5).

Dia mengatakan, pihaknya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa budaya yang terdapat dampak negatifnya, untuk tidak dilakukan. Menurutnya, lebih baik merayakan sesuatu dengan hal-hal positif. Seperti bakti sosial dan lain sebagainya.

Untuk sementara, para pelajar dan kendaraan roda dua dikandangkan di Polsek Mungkid. Enam pelajar itu juga dilakukan pembinaan dengan menghadirkan kepala sekolah dan perwakilan guru. Termasuk orang tua mereka. Bahkan, mereka sungkem kepada orang tua begitu tiba di Polsek Mungkid. (aya/pra)

Editor : Satria Pradika
#smp #konvoi #Mungkid #kelulusan