Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Disdukcapil Kota Magelang Punya 6.224 Blangko KTP-el, Difokuskan pada Pemilih Pemula Jelang Pilkada

Heru Pratomo • Sabtu, 25 Mei 2024 | 16:00 WIB
Photo
Photo

 

RADAR JOGJA - Perekaman KTP elektronik (KTP-el) di Kota Magelang mencapai 99,76 persen. Stok blangko KTP-el pun masih banyak, yakni 6.224 lembar. Sehingga aman untuk penerbitan KTP-el usia pemula menyongsong Pilkada 2024.

Kendati capaiannya terbilang tinggi, namun Pemkot Magelang terus menggalakkan sosialisasi perekaman KTP-el bagi pelajar tingkat SMA di wilayahnya. Selain itu, juga pengaktifan identitas kependudukan digital (IKD). Baik bagi pelajar maupun masyarakat umum.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang Sri Mulatsih mengatakan, capaian perekaman KTP-el di wilayahnya cukup tinggi. "Untuk perekaman, kami hampir selesai. Kira-kira masih ada sekitar 400-an orang yang belum melakukan perekaman," ujarnya, Jumat (24/5).

Jumlah itu, kata dia, wajib melakukan perekaman pada tahun ini. Sebab mereka kebanyakan merupakan pemilih pemula yang nantinya akan menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2024.

Sri Mulatsih mengatakan, disdukcapil kerap jemput bola di masing-masing kelurahan untuk memastikan warganya melakukan perekaman KTP-el. "Kadang, ada yang langsung menanggapi, ada yang tidak," katanya.

Selain itu, lanjut dia, ada juga yang bersekolah di luar Kota Magelang. Kendati demikian, pihaknya bakal membantu berkomunikasi dengan disdukcapil kabupaten/kota setempat. Sehingga mereka bisa melakukan perekaman KTP-el di tempat rantaunya.

Selain perekaman KTP-el, disdukcapil juga gencar melakukan sosialisasi aktivasi IKD kepada masyarakat. Termasuk kepada para pelajar. Sehingga nantinya akan lebih praktis.

Plt Sekretaris Kota Magelang Susilo mengutarakan, pengaktifan IKD dianggap penting karena ke depan akan menjadi Single Sign On (SSO) atau kunci koneksi dan integrasi. Sengan pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, dan pelayanan dasar masyarakat lainnya.

Dia melanjutkan, IKD menjadi satu upaya percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional. Terlebih, IKD akan segera digunakan aebagai SSO dalam layanan pemerintah melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

"Upaya ini sekaligus sebagai langkah untuk percepatan peningkatan perekaman identitas untuk usia wajib rekam menyongsong Pilkada Kota Magelang tahun 2024," paparnya.

Adapun aktivasi IKD Kota Magelang per 15 Mei 2024 mencapai 24,48 persen. Jumlah itu masih menjadi capaian tertinggi di Jateng. Sedangkan target nasional adalah 30 persen. (aya/pra)

Editor : Satria Pradika
#perekaman ktp-el #Disdukcapil #Pilkada #ktp elektronik #Kota Magelang